Galian C di Bawah Jembatan Perdagangan Kembali Beroperasi

- Rabu, 23 September 2015 15:22 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib_Galian-C-di-Bawah-Jembatan-Perdagangan-Kembali-Beroperasi.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Agus Salim Siregar
GALIAN C: Galian C tangkahan pasir di bawah Jembatan Sungai Bah Bolon Perdagangan Kecamatan Bandar, Senin (22/9).
Simlaungun (SIB)- Galian C yang berada persis di bawah jembatan Sungai Bah Bolon Perdagangan Kecamatan Bandar yang dahulu sudah dicabut ijinnya oleh dinas terkait, kini tangkahan pasir tersebut kembali beroperasi.Galian C yang seharusnya sudah ditutup akibat adanya pelarangan keberadaan tangkahan pasir yang jaraknya tidak boleh kurang dari 250 meter dari lokasi jembatan dan juga alat berat pengeruk pasir yang menggunakan bahan bakar subsidi, kini malah beroperasi kembali. Beroperasinya kembali galian C tersebut juga dibenarkan  H. Mahmudin Nasution kepada SIB, Sabtu (19/9).Menurut informasi yang didapat dari Mahmuddin Nasution yang juga merupakan pengusaha yang sebelumnya mengusahai galian C tangkahan pasir di bawah jembatan sungai Bah bolon Perdagangan Kecamatan Bandar menjelaskan bahwa izin galian C tersebut atas berdasarkan pada Surat Keputusan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Simalungun, Nomor : 188.45/503/1194/BPPT-PM/2014 Tanggal 08 September 2014 tentang Pencabutan Surat Keputusan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Dan Penanaman Modal Kabupaten Simlaungun Nomor : 188.45/503/341/IUP/BPPT-PM/2013 atas nama Mahmudin Nasution diminta untuk menghentikan segala bentuk aktifitas/kegiatan yang berhubungan dengan penggalian/eksploitasi pasir dilokasi tersebut, jelasnya.Mahmudin juga mengatakan bahwa tangkahan pasir tersebut saat ini sudah ada izinnya oleh karena itu dapat beroperasi.  Mahmudin mengaku bingung, mengapa izin tangkahan tersebut dapat kembali dikeluarkan sementara dahulu izin tangkahan pasirnya yang berada di lokasi yang sama dicabut dengan alasan karena lokasinya tidak boleh kurang 250 meter dari jembatan sungai Bah bolon.“Kalau tangkahan pasir itu bisa beroperasi kembali, berarti instansi terkait tidak adil kepada saya, mengapa izin saya dicabut dan tangkahan pasir yang ada saat ini dapat ijin”, kesalnya. (C08/h)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung