Massa AMPTP Pertanyakan Pembangunan Tugu Raja Siantar

- Rabu, 23 September 2015 15:33 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib_Massa-AMPTP-Pertanyakan-Pembangunan-Tugu-Raja-Siantar.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Mangasi Hasinggan Simanjorang/ r
Unjukrasa: Massa AMPTP menggelar aksi unjukrasa terkait tak direalisasikannya pembangunan Tugu (Patung) Raja Sangnaualuh, Raja Siantar di Bundaran Taman Makam Pahlawan (TMP) Nagur. Selasa (22/9).
Pematangsiantar (SIB)- Ratusan massa mempertanyakan janji Wali Kota P Siantar Hulman Sitorus untuk membangun tugu (patung) Raja Sangnaualuh yang dikenal sebagai Raja Siantar. Tudingan itu disampaikan ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Pematangsiantar Tolak Pembohongan (AMPTP) saat menggelar aksi unjukrasa, Selasa (22/9) sekira pukul 11.00 Wib.Pantauan SIB, massa  memulai aksinya di depan kantor Wali Kota Pematangsiantar di Jalan Merdeka. "24 April 2012 lalu tepatnya perayaan ulang tahun Siantar, Hulman berjanji akan membangun tugu Raja Siantar yaitu Raja Sangnaualuh sebagai bentuk penghormatan pahlawan," tegas salah satu orator, Toni Damanik.Namun, kata pria yang juga koordinator aksi ini, wali kota hingga sekarang tak dapat merealisasikan pendirian tugu tersebut. "Kala itu dikatakannya, tugu tersebut sudah terbangun sebelum akhir masa jabatannya. Atas keseriusan itu, Hulman melaksanakan peletakan batu pertama di depan Ramayana, Jalan Sutomo  dengan biaya Rp 200 juta," teriak Toni.Massa kemudian berjalan kaki menuju bundaran Taman Makam Pahlawan (TMP) Nagur. Di bundaran TMP, Ketua BEM Universitas Simalungun (USI), Million Bangun mengatakan setelah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan tugu Sangnaualuh dalam perjalanannya ada tarik ulur antara panitia pembangunan terkait perubahan lokasi pembangunan. "Awalnya lokasi pembangunan di segitiga depan Ramayana baru ke Taman Bunga. Tapi sampai sekarang tak kunjung dilaksanakan," terangnya.Setelah, meluapkan semua aspirasinya massa pun tampak menabur semen sebagai pertanda bahwa masyarakat juga peduli akan pembangunan tugu tersebut. "Secara simbolis kami menabur semen ini, tanda sebagai pembangunan dimulai. Kita tidak terlalu berharap lebih kepada pemerintah, karena masyarakat juga mampu membangun patung pahlawan Siantar ini," ujar Toni.Ketua panitia pembangunan tugu (patung) raja Sangnaualuh, Raja Siantar, Zainal Purba ketika dikonfirmasi terkait kendala pembangunan tugu  yang tak kunjung terealisasi via selular menjawab bahwa dirinya lagi di luar Kota.  "Mohon maaf saya lagi di Jakarta, jadi nggak bisa saya jelaskan melalui sms, nantilah setelah saya pulang ya....," ujarnya. (Dik/MS/ r)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung