Karo Tuan Rumah Festival Danau Toba 2015

* Samosir Menolak karena Terkendala Anggaran dan Pilkada
- Rabu, 23 September 2015 16:03 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib_Karo-Tuan-Rumah-Festival-Danau-Toba-2015-.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
Sekdaprovsu Hasban Ritonga.
Medan (SIB)- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Hasban Ritonga mengatakan tuan rumah Festival Danau Toba pada 2015 dialihkan ke Kabupaten Karo. Harusnya yang menjadi tuan rumah Festival Danau Toba 2015 adalah Kabupaten Samosir."Yang saya dapat informasi dari Dinas Pariwisata Sumut, Kabupaten Samosir menolak untuk menjadi tuan rumah dengan alasan anggaran. Kemudian juga Kabupaten Samosir juga lagi masa pemilihan kepala daerah," katanya kepada wartawan di  Kantor Gubsu, Selasa (22/9).Dia mengatakan Kabupaten Karo juga siap menjadi tuan rumah Pesta Danau Toba, juga dengan catatan harus ada dana pendamping.Ia mengatakan pesta Danau Toba sudah dianggarkan di APBD Sumut 2015 dengan nilai Rp 1,7 miliar. "Saya berharap Pesta Danau Toba tetap berjalan meski sekarang Sumut sedang melaksanakan Pilkada," ucapnya.Direncanakan, katanya, Festival Danau Toba 2015 terselenggara pada Oktober mendatang. Diharapkan program pemerintah setiap tahunnya itu tetap terselenggara dan tidak molor. Hingga kini,  antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Karo sedang melakukan koordinasi terkait penyelenggaran Festival Danau Toba."Kita harapkan koordinasi antara pemerintah Sumut, kabupaten, dan stakeholder tetap terjalin. Mulai dari persiapan infrastruktur seperti penginapan, jalan, dan promosi yang menjadi poin persiapan promosi Danau Toba," katanya. Menurut dia, Festival Danau Toba bisa diselenggarakan di daerah manapun, khususnya yang dekat dengan letak Danau Toba. Misalnya, seperti Kabupaten Samosir, Tapanuli Utara, Karo. Akan tetapi tidak semua daerah memiliki standar infrastruktur yang mendukung."Sebenarnya tergantung kita memaknai Festival atau Pesta Danau Toba itu. Kalaulah cara memandangnya tidak harus nginap di hotel berbintang, kita mengenalkan wisata bisa saja dengan nginap di tenda. Kalaulah memang namanya pesta bisa juga tinggal di rumah rakyat. Lebih mengenal dan dekat dengan rakyat," ujarnya.Belum lama ini, lanjutnya, sejumlah Pemkab di sekitar kawasan Danau Toba diundang untuk membahas penyelenggaraan Festival Danau Toba yang merupakan agenda tahunan tersebut. Pemkab Samosir juga pernah menjadi panitia kegiatan yang mempromosikan potensi wisata di sekitar kawasan Danau Toba tersebut pada tahun 2012. Awalnya pendanaan Festival Danau Toba bersifat kemitraan antara pemerintah pusat, Pemprovsu, dan Pemkab Samosir.Dalam kegiatan yang akan diselenggarakan pada pertengahan Oktober itu, pihaknya tetap mengangkat tema yang bersifat mempromosikan berbagai potensi budaya dan pariwisata di sekitar Danau Toba. (A14/y)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Martabe

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Martabe

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Martabe

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Martabe

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Martabe

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung