Padangsidimpuan (SIB)- Rencana perhelatan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2015 di Pemko Padangsidimpuan tampaknya menemui kendala berat. Pasalnya anggaran yang dialokasikan untuk memilih aparatur terdepan itu belum jelas dari pos mana yang akan diambil menyusul belum cairnya anggaran dana desa.Bahkan untuk urusan kecil saja semisal rapat pembentukan panitia Pilakdes, para Kades, Plt Kades atau care taker Kades tidak ada anggarannya. Apalagi hampir separuh jabatan Kades di 42 Desa saat ini dijabat oleh pelaksana tugas atau care taker.Masalah tersebut terungkap dalam rapat rencana pemilihan kepala desa serentak Tahun 2015 Pemko Padangsidimpuan di Aula SMKN 1 Jalan Sutan Soripada Mulia, Padangsidimpuan, Selasa (22/9). Sekdakota Drs.H.Zulfeddi Simamora MM atas nama Wali Kota Andar Amin Harahap membuka acara yang dihadiri seluruh Kades dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kota Padangsidimpuan.Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Sahrul Efendi Tanjung dalam laporannya menyebutkan acara tersebut bertujuan melakukan penguatan organisasi pemerintahan desa melalui pemilihan kepala desa, untuk melaksanakan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.Rapat tersebut juga menetapkan jadwal Pilkades, tata cara Pilkades, persyaratan calon Kades dan anggaran pengamanan Pilakdes. Hanya saja dari sekian banyak permasalahan yang bakal dihadapi pada Pilkades, persolan anggaran dana Pilakdes merupakan salah satu paling pelik untuk dicari solusinya.Terkait hal pendanaan Pilakdes, Kepala Pimpinan Cabang Bank Sumut Padangsidimuan Hifzan Lubis yang hadir memberikan pembekalan pada acara itu mengatakan siap bergandengan tangan dan bermitra dengan desa dalam hal pengelolaan dana desa yang sudah berada di kas Bank Sumut supaya jangan tersangkut masalah hukum."Kita siap menunggu arahan dan petunjuk dari Badan PMD untuk menggelontorkan dana desa demi keperluan desa yang dalam waktu dekat akan memasuki Pilakdes sehingga tidak terkendala dananya. Dan kami siap memberikan pembekalan kepada desa tentang pembukuan dan adminsitrasi pengeloaan dana desa tersebut," ujarnya.Pertanyaan yang dilontarkan peserta yaitu Kades dan BPD perihal sumber dana guna membiayai Pilkades belum bisa dijawab tuntas oleh Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Badan PMD Afdal yang juga tampil sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut."Pandai-pandai perangkat desa mengusahakannya dulu sebelum dana Pilakades cair. Kami saja panitia daerah Pilkades belum menerima dana apapun dari Pemko Padangsidimpuan," paparnya.Usai acara rapat Pilakdes tersebut, Afdal mengarahkan desa untuk segera membentuk panitia Pilakades di seluruh 42 Desa yang dikoordinir BPD masing-masing desa dan paling lambat 1 Oktober 2015 sudah diterbitkan SK-nya. Sedang jadwal hari H Pilkades ditetapkan pada 22 Nopember 2015. "Dan diharapkan pelantikan Kades tidak lewat tahun 2015," jelas Afdal. Turut pula memberikan arahan yaitu Asisten I Pemerintahan Umum Setdakota Drs AR Marjonidan Ketua Komisi I H Marataman Siregar SH.(E08/ r)