Simalungun (SIB)- Petani ‘Juma Kobun’ di Dusun Situri-turi Desa Sibangun Mariah Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun mengharapkan pengadaan sumur bor untuk menanggulangi dampak kekeringan saat musim kemarau melanda. Hal ini dikatakan petani daerah itu Rizal Girsang kepada SIB, Jumat (6/11) di Saribudolok.Dia mengatakan, saat musim kemarau, petani selalu kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan tanaman, sehingga berimbas terhadap tingkat produksi pertanian. Kadang akibat kekurangan air saat kemarau, tanaman gagal panen membuat petani rugi total.“Oleh karena itulah maka pengadaan sumur bor sangat diharapkan supaya petani terus berproduksi dengan baik meski pada saat musim kemarau,†kata Girsang.Menurutnya, Juma Kobun adalah salah satu areal pertanian yang berkontribusi memenuhi permintaan pasar Sub Terminal Agribisnis Saribudolok. Hasil pertanian yang diproduksi petani Juma Kobun di antaranya cabai, kubis, kentang dan kopi.“Untuk itu, perhatian Pemkab Simalungun dalam hal pengadaan sumur bor sangat dibutuhkan agar petani wilayah itu terbantu, sehingga tetap berproduksi dengan baik,†katanya.Hal serupa juga dikatakan petani wilayah itu H Girsang. Menurutnya, pengadaan sumur bor memiliki manfaat besar bagi petani. Hal ini disebutnya, jika sumur bor tersedia, maka pada musim kemarau pun petani tetap bisa bercocok-tanam karena air sudah tersedia. (C09/d)