Samosir (SIB)- Pemkab Samosir melalui Badan Ketahanan Pangan, Penelitian dan Pengembangan menggelar Gebyar Kuliner Kabupaten Kamis (29/10), di Jalan Danau Toba, Rumah Dinas Bupati Samosir. Turut hadir Pj Bupati Samosir Anthony Siahaan Plh Sekda Tombor Simbolon, FKPD Samosir, pimpinan SKPD, para Camat dan pengurus TP PKK.Kepala Badan Ketahanan Pangan, Erkanus Simbolon mengatakan, maksud dan tujuan gebyar kuliner tersebut untuk mengimplementasikan Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2009 tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi berbasis sumber pangan daya lokal, dengan tujuan mendorong serta membina para pelaku usaha kuliner Kabupaten Samosir untuk mempromosikan pangan lokal daerah wisata.Pj Bupati Samosir Anthoni Siahaan dalam arahannya mengatakan ketahanan pangan yang mantap merupakan pondasi dalam pembangunan nasional.“Tingkat kerawanan pangan keluarga sangat ditentukan oleh berbagai faktor antara lain penyediaan pangan, pendistribusian, harga pangan, pendapatan keluarga dan kemampuan keluarga dalam mengakses pangan serta mampu mengolah pangan yang bersumber dari bahan pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang dan aman," kata Siahaan.Selanjutnya, mantan Kadis Perhubungan Sumut itu mengatakan, Kabupaten Samosir memiliki potensi alam yang luar biasa yang bisa dijadikan ikon penunjang kepariwisataan dari sektor pertanian.Berbagai potensi itu bila digerakkan secara bersama-sama akan menjadi modal utama serta daya tarik tersendiri untuk menjadikan Kabupaten Samosir menjadi sentra pariwisata sesuai dengan harapan “Samosir Negeri Indah Kepingan Surgaâ€.Anthoni mengharapkan gebyar kuliner memiliki peran nyata dalam mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan bangga terhadap kekayaan produk-produk unggulan Kabupaten Samosir.Masyarakat Samosir khususnya pelaku usaha kuliner supaya mempromosikan bahan olahan berbasis pangan lokal yang banyak dijumpai seperti beras, jagung, kentang, ubi kayu, kacang, ubi jalar, bawang merah,cabai, tomat, jahe, ikan mas, ikan mujahir, ayam, daging kerbau, daging sapi, dan sayur-sayuran yang diolah menjadi bahan pangan kuliner,†sebutnya. (F05/y)