Nias (SIB)- Bupati Nias Sokhiatulo Laoli meletakkan pondasi pemancang pertama pembangunan Kantor Bupati dan Gedung DPRD Nias di Kecamatan Gido, Jumat (6/11). Pembangunan kedua gedung pemerintahan itu telah melalui proses administrasi sejak 2012 dan 2013 disetujui DPRD Nias dan Pemprovsu."Lokasi pembangunan kantor bupati dan gedung DPRD Nias ini telah tersedia sejak 2011 lalu, namun saat itu Perda perpindahan ibukota Kabupaten Nias dari Gunungsitoli ke Gido belum ditetapkan," jelasnya.Menurut dia, kantor Bupati Nias yang baru dibangun empat lantai, sedangkan Gedung DPRD tiga lantai. Pembangunan kedua gedung yang dibiayai APBD secara bertahap itu, ditargetkan selesai pada 2017."Perpindahan ibukota Kabupaten Nias ini untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," katanya.Dia mengatakan, ibukota Kabupaten Nias yang baru di Kecamatan Gido tersebut akan ditata menjadi pusat pelayanan pemerintah, sedangkan Kecamatan Idano Gawo sebagai pusat perekonomian dan Kecamatan Bawolato pusat pendidikan. "Inilah wajah Kabupaten Nias ke depan," ujarnya.Sokhiatulo menambahkan, dengan perpindahan ibukota tersebut, masyarakat dapat memanfaatkannya untuk membuka restoran/rumah makan, hotel atau bisnis lainnya. "Sekarang pun sudah ada yang membuka rumah makan sehingga menampung tenaga kerja baru. Untuk itu, saya harapkan jangan ada yang menghalang-halangi pembangunan gedung pemerintah ini," katanya.Kadis Tarukim Nias Fatizatulo Zebua melaporkan progres (perkembangan) pembangunan kedua gedung itu, yakni pematangan lahan dan saat ini peletakkan pondasi pemancang pertama. Saat ini juga sedang dikerjakan pembukaan jalan dan pembangunan jembatan. Sementara Kedua DPRD Nias Yaredi Laoli menyatakan pihaknya mendukung pembangunan kedua gedung tersebut. Menurut dia, mayoritas anggota DPRD Nias sepakat mendukungnya, sehingga ia optimis anggaran pembangunannya tidak terhambat. (A31/ r)