Tebingtinggi (SIB)- Sebagai tindak lanjut MoU dengan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbut) Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi selenggarakan Ujian Kompetensi Guru (UKG) untuk 2.257 guru se-Kota Tebingtinggi. Kegiatan tersebut juga sebagai bentuk pemetaan kompetensi guru.“Tindak lanjut MoU dengan Direktorat GTK Kemendikbut kita melaksanakan UKG untuk 2.257 guru se-Kota Tebingtinggi mulai dari TK, SD,SMP, SMA,SMK dan SLB. Hasilnya itu nantinya untuk pemetaan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (PKB),†jelas Kepala Dinas Pendidikan Drs H Pardamean Siregar didampingi Amris Siahaan SPd MSi (Kabid PMPTK) saat melakukan peninjauan pelaksanaan UKG di SMK Negeri 2, Rabu (11/11)Lebih lanjut Pardamean mengatakan, pelaksanaan UKG di Tebingtinggi berlangsung mulai Senin (9-27/11) dalam satu hari dilaksankan terdiri dari 3 gelombang dan mata pelajaran yang diujikan ada sebanyak 65 mata pelajaran. Adapun peserta yang mengikuti UKG lagi-lagi menurut Pardamean Siregar adalah seluruh guru baik yang sudah sertifikasi ataupun yang belum bersertifikasi“Harapan kita kegiatan ini adalah cerminan bagi guru untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dirinya sendiri, selain itu hasilnya nantinya akan kita jadikan sebagai pemetaan kompetenasi untuk pengembangan keprofesionalan berkelanjutan,†tambah PardameanPardamean juga merinci bahwa peserta yang ikut UKG Kota Tebingtinggi Tahun 2015, Pengawas sebanyak 48 orang, guru TK 154 orang, guru SD 845 orang, guru SMP 512 orang, guru SMA 301 orang, guru SMK 372 orang dan guru SLB 25 orang dan total keseluruhan sebanyak 2.257 orang.Dan terkait dari hasil UKG tersebut, Pardamean menjelaskan setelah selesai secera keseluruhan ujian maka akan dilakukan peng rata-rataan dan bagi guru yang hasil UKG rendah tidak mencapai passing grade akan diberikan pendidikan dan pelatihan dimana untuk guru PG,TK, SD dan SMP dilaksanakan di Tebingtinggi sedangkan untuk SMA dan SMK Diklatnya diserahkan ke Provinsi. (C17/l)