Sudah Kalah Pilkades, Keluarga Kriston Manullang Dilempari dan Terancam

- Sabtu, 14 November 2015 23:07 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Bunturaja (SIB)- Kriston Manullang warga Desa Sihorbo Kecamatan Siempat Nempu  Dairi, setelah kalah dalam pertarungan Pilkades Rabu (11/11) sore ,  rumah keluarganya dilempari  oleh sekelompok massa  Kamis (12/11) sekira pukul 21.00 Wib . Peristiwa tersebut dilaporkannya ke Polsek Bunturaja yang tertuang dalam  LP No: 39/XI/DR/SPK tertanggal 12 November 2015.Keluarga Manalu selaku hula-hula menyebutkan,  mereka bermaksud menyampaikan penghiburan terhadap Kriston Manullang setelah kalah dalam pertandingan Pilkades. Namun, tanpa mereka ketahui ratusan orang keluar dari rumah kepala desa terpilih dengan membawa parang, kayu dan batu.“Kami menyampaikan berbagai nasihat dan penghiburan kepada lae dan keluarga, supaya sabar dan tidak melakukan tindakan apa-apa. Setelah kami membubarkan diri dari rumah itu, kami dilempari dengan batu. Kami mendengar suara ‘serang’ , dan ratusan warga menyerang kami,” ujar Manalu.Diakui warga lainnya, mereka sangat khawatir akan terjadi lagi hal yang sama kalau  kasusnya tidak diselesaikan secara hukum dan memohon supaya dilakukan penahanan terhadap orang-orang yang terbukti sudah melakukan pelemparan tersebut.“Keluarga yang sudah korban sudah melakukan pemeriksaan dan visum. Mereka mengalami luka di badan, kaki, tangan dan punggung akibat dilempari batu. Kami berharap, proses hukumnya secepatnya dapat diselesaikan, sehingga kami dan warga lainnya merasa tenang,” harapnya.Kriston Manullang di Polsek Bunturaja mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak  berwajib. Manullang berharap, kepolisian dapat bertindak arif, bijaksana dan cepat melakukan tindakan terhadap para pelaku pelemparan.Kapolsek Bunturaja AKP S Pinem kepada wartawan Jumat (13/11) di ruang kerjanya mengakui adanya kejadian itu. Pinem mengaku masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi sehubungan dengan kejadian tersebut.“Kami masih mendalami kasus ini dengan pemeriksaan saksi. Barang butki sudah diamankan”, kata Kapolsek. (B05/c)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Polrestabes Medan: Percut Sei Tuan Tertinggi Kasus Judi dalam 100 Hari

Martabe

Polres Simalungun Pantau Harga Sembako Jelang Ramadan, Beras Premium Rp14.200-Rp16.000/Kg

Martabe

Imlek 2577, Lampion Merah Semarakkan Wajah Kota Pematangsiantar

Martabe

Indosat Luncurkan SATSPAM+ Ramadan, Klaim Lindungi WhatsApp Call dari Penipuan

Martabe

Bobby Afif Nasution Gaungkan Gerakan ASRI di Pantai Sorake, Serukan Wisata Bersih

Martabe

DPRD Kota Medan Soroti Bangunan Tanpa PBG, Antonius Tumanggor Desak Penindakan