Tanah Karo (SIB)- Moderamen Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) menggelar dialog publik dan seminar tentang pemimpin Tanah Karo ke depan melalui Pilkada Karo 2015 mendatang, yang dihadiri ratusan jemaat GBKP dari seluruh pelosok Tanah Karo, Jumat (13/11) di Jambur Liga Kabanjahe.Ketua Bidang Diakonia GBKP Pdt Rosmalia Br Barus STh dalam sambutannya mengatakan, Pilkada adalah pesta demokrasi, pesta penuh suka cita bukan pesta intimidasi atau pesta transaksional atau politik uang. Pilkada sangat menentukan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tanah Karo ke depan, sebab pemimpin Karo harus punya cara dan strategi melalui visi dan misi yang realistis. Pada kesempatan itu, Moderamen mengajak seluruh jemaat GBKP agar menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2015 mendatang.“Kehadiran Paslon Bupati dan Wakil Bupati dalam dialog ini merupakan semangat demokrasi yang luar biasa untuk perubahan dan kesejahteraan Tanah Karo ke depan,†katanya.Dalam sesi pertama dialog publik tersebut, masing-masing Paslon diperkenankan menyampaikan visi dan misi mereka. Secara umum menyoroti perlunya peningkatan kesejateraan masyarakat Karo dalam bidang pertanian, pariwisata, ekonomi kerakyatan, termasuk pendidikan, kesehatan dan birokrasi.Pada kesempatan itu, Paslon Bupati Karo No 1, Hebenhejer Ginting dan Ngadap Tarigan lebih memposisikan revitalisasi harga diri Tanah Karo. Menurutnya, kejayaan Tanah karo harus dikembalikan yang dulunya dikenal sebagai orang yang bermartabat, berbudaya dan memiliki sikap gotong royong. Sedangkan Paslon No 2, Sudarto Sitepu mempunyai strategi tersendiri dengan pengembangan pertanian termasuk pariwisata. Dalam hal itu Sudarto menyampaikan program kerja 5 tahun di antaranya mengadakan festival bunga bertaraf internasional, menetapkan tahun 2019 sebagai tahun kunjungan wisata dan mendirikan salib tertinggi di Asia di Tanah Karo.Paslon No 3, Ramon Bangun dan Edi Ulina Ginting berjanji akan menciptakan pemerintahan yang bersih termasuk menolak jual beli jabatan. Di sisi lain, melakukan tranformasi pertanian dan mengembangkan perekonomian kerakyatan. Layari Sinukaban dan Ramlan Tarigan Paslon No 4, selain pertanian, juga berjanji akan mewujudkan pariwisata segi tiga emas Tongging, Lau Kawar dan Penatapan Doulu.Sementara Paslon No 5. Cuaca Bangun dan Davit Ginting berjanji akan memberantas peredaran Narkoba dalam waktu 3 bulan serta memberantas mafia pupuk, pestisida dan bibit palsu dalam waktu 2 bulan. Paslon No 6 yang dihadiri calon wakil bupati Cory Sriwaty br Sebayang mengatakan akan meningkatkan produksi pertanian sebagai sektor unggulan, membangun dan meningkatkan daerah tujuan wisata, mendorong peningkatan usaha kecil, menengah serta meningkatkan peran wanita. Paslon No 7, yang dihadiri calon wakil bupati Simon Sembiring lebih menekankan soal integritas, transparansi kepeminpinan Tanah Karo selain program kerja bidang pertanin, pariwisata, pengembangan ekonomi kerakyatan dan sektor lainnya.Di sesi terakhir pertanyaan langsung ditujukan kepada masing-masing calon yang banyak mengupas tentang visi dan program kerja Paslon, termasuk upaya-upaya yang akan dilakukan Paslon untuk meningkatkan kesejahteraan petani, pengusaha kecil dan buruh termasuk peningkatan anggaran pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. (B02/y)