Pemprovsu Ajak Koperasi PWI Sosialisasikan Pertanian Organik

- Minggu, 15 November 2015 11:42 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meminta Koperasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) -Morawa Organik meningkatkan edukasi penggunaan pupuk organik dalam rangka menjaga lingkungan, penyediaan bahan pangan  yang berkualitas sekaligus mendorong produktivitas, serta kualitas mutu produk pertanian lokal."Semua kalangan termasuk Koperasi PWI Sumut punya tanggung jawab untuk mendukung program pembangunan termasuk memajukan pertanian daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga ingkungan dan kesehaatan masyarakat," kata Plt Gubsu, H T Erry Nuradi di ruang kerjanya, Selasa (3/11).Dia mengatakan itu saat menerima audiensi pengurus dan dewan pengawas Koperasi PWI dan eksekutif CV Morawa Organik, produsen pupuk organik merek BSB dan Primaloka  yang merupakan mitra Koperasi PWI Sumut. Pengurus PWI Khairul Muslim  didampingi Sekjen Sugiatmo, Wakil Sekjen Agus Salim Ujung, Bendahara Evalisa Siregar dan Pengawas Edward Tahir. Kemudian Eriyanto (Pimpinan Pupuk Organik) dan Nazaruddin (Manager Koperasi).Dia menyebutkan, seperti diketahui, usaha koperasi harus terus ditumbuh kembangkan karena bisa menyejahterakan pengurus dan anggotanya. Agar usaha koperasi bertumbuh kembang, maka diperlukan pengurus dan pengelolaan yang baik, dan itu diharapkan bisa dilakukan Koperasi PWI Sumut.Plt Gubsu yang didampingi Kepala Dinas Koperasi M.Zein Siregar mengapresiasi upaya pengurus koperasi untuk meningkatkan usaha, antara lain bekerjasama dengan pihak lain termasuk bidang distribusi pupuk organik. Apalagi pupuk organik memang sudah harus semakin disosialisasikan, agar digunakan petani untuk membantu menentralkan tanah yang diperkirakan rusak karena terus-terusan menggunakan pupuk kimia.Dengan kembali bagusnya lahan, kata dia, diharapkan produktivitas dan kualitas hasil tanaman petani meningkat. Sehingga otomatis pendapatan petani bertambah besar. Sedangkan, dengan produksi yang banyak dan kualitas bagus seperti bebas kimia, maka akan memberi nilai tambah bagi produk pertanian sehingga nilai jual bisa lebih tinggi."Produk organik saat ini sudah semakin dibutuhkan masyarakat. Saya mendukung dan mengapresiasi langkah Koperasi PWI mengembangkan bisnisnya yang memberi keuntungan ke anggota dan juga akan memberi keuntungan bagi petani, lingkungan dan masyarakat luas," katanya.Dia berjanji siap meninjau pabrik dan demplot binaan Koperasi PWI dan Morawa Organik.Ketua Koperasi PWI Sumut, Khairul Muslim mengatakan, Koperasi PWI sempat  tidak aktif beberapa tahun dan tahun ini diusahakan diaktifkan semaksimal mungkin.Tahun ini dengan kepengurusan baru, katanya, Koperasi PWI sudah memulai bisnis penyewaan gedung, lapangan olah raga, kantin makanan/minuman dan penjualan souvenir. "Rencananya Koperasi PWI bekerja sama dengan Morawa Organik akan ikut berusaha di bidang distribusi pupuk organik," katanya.Dia berharap mendapat dukungan penuh Pemprovsu untuk meningkatkan kinerja, termasuk lewat pembinaan dan pelatihan di berbagai dinas terkait khususnya koperasi.Diirektur CV Morawa Organik, Eriyanto,  mengatakan, produksi pupuk organik merek BSB dan Primaloka sudah digunakan banyak perusahaan dan hasilnya sudah terbukti."Kerjasama dengan Koperasi PWI Sumut diharapkan bisa memperluas penggunaan pupuk organik di tengah masyarakat," katanya.(A14/ r)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Polrestabes Medan: Percut Sei Tuan Tertinggi Kasus Judi dalam 100 Hari

Martabe

Polres Simalungun Pantau Harga Sembako Jelang Ramadan, Beras Premium Rp14.200-Rp16.000/Kg

Martabe

Libur Panjang Imlek, 26.886 Tiket Kereta Api di Sumut Telah Terjual

Martabe

Imlek 2577, Lampion Merah Semarakkan Wajah Kota Pematangsiantar

Martabe

Indosat Luncurkan SATSPAM+ Ramadan, Klaim Lindungi WhatsApp Call dari Penipuan

Martabe

Bobby Afif Nasution Gaungkan Gerakan ASRI di Pantai Sorake, Serukan Wisata Bersih