Ketua Maujana Nagori Sibaganding Minta Dana ADD Diaudit

- Selasa, 17 November 2015 18:54 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Parapat (SIB)- Ketua Maujana Nagori Sibaganding Benni Sinaga meminta aparat berwajib untuk mengaudit alokasi dana desa tahap pertama yang sudah disalurkan di Nagori Sibaganding Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.Benni Sinaga kepada SIB, Senin (16/11) di Parapat, mengatakan sesuai amanah Undang Undang No 6 tahun 2014 tentang dana desa adalah bertujuan untuk memberikan pengalaman dan kejelasan desa terkait status desa dan kedudukan desa dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia.Bahkan diduga oknum pelaksana tugas (PLT) Nagori Sibaganding menggunakan dana ADD tidak tepat sasaran dan tidak transparan, bahkan ada pekerjaan fisik yang belum selesai dilaksanakan. sementara penyaluran dana ADD tahap kedua sudah disalurkan pemerintah.“ADD tahap pertama sekitar 200 juta rupiah lebih dan pengalokasiannya belum ada laporan pertanggungjawaban, sementara dana ADD tahap kedua akan kembali dicairkan oleh pemerintah. Sebaiknya sebelum dana ADD tahap kedua ke Nagori Sibaganding disalurkan, pihak terkait diharapkan terlebih dahulu mengaudit dan mengevaluasi pelaksanaan tahap pertama, sehingga apabila ada kesalahan penggunaan anggaran tidak menumpuk dan bisa segera diatasi secara dini,” tandas Ketua Maujana Benni Sinaga.PlT Pangulu Sibaganding, Rudi Pohan Sidabutar, ketika dikonfirmasi SIB, Senin (16/11) mengatakan dana ADD tahap kedua untuk Nagori Sibaganding sudah cair senilai Rp 112 juta. " Benar laporan pertanggung jawaban dana ADD tahap pertama sekitar Rp200 juta lebih, belum kami laporkan kepada Maujana Perangkat Nagori dan pekerjaan fisik seperti pembuatan tembok penahan jalan di Dusun Sualan belum selesai dikerjakan. Dana  ADD non fisik tahap pertama digunakan untuk biaya pangulu mengikuti bintek di Jogjakarta pada juni 2015 serta membayar honor gamot Nagori Sibaganding,” ujarnya. Rudi Pohan mengakui laporan pertanggung jawaban penggunaan dana ADD tahap pertama belum dipertanggungjawabkan dan  laporan pertanggung jawaban penggunaan dana ADD akan dilaporkan kepada Maujana dan perangkat nagori secara global.Salah seorang warga Nagori Sibaganding B. Harianja (40) mengatakan pelaksanaan dana ADD di Nagori Sibaganding dinilai tidak jelas, bahkan diduga ada yang tumpang tindih, dengan oleh dana APBD Simalungun. (HAR/y)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Polrestabes Medan: Percut Sei Tuan Tertinggi Kasus Judi dalam 100 Hari

Martabe

Polres Simalungun Pantau Harga Sembako Jelang Ramadan, Beras Premium Rp14.200-Rp16.000/Kg

Martabe

Imlek 2577, Lampion Merah Semarakkan Wajah Kota Pematangsiantar

Martabe

Indosat Luncurkan SATSPAM+ Ramadan, Klaim Lindungi WhatsApp Call dari Penipuan

Martabe

Bobby Afif Nasution Gaungkan Gerakan ASRI di Pantai Sorake, Serukan Wisata Bersih

Martabe

DPRD Kota Medan Soroti Bangunan Tanpa PBG, Antonius Tumanggor Desak Penindakan