Sidikalang (SIB)- Jalan dari Kecamatan Siempat Nempu menuju Siempat Nempu Hilir Kabupaten Dairi tepatnya di Desa Adiannangka Siempat Nempu rusak parah, terdapat lubang besar mirip kubangan dan aspal kupakkapik membuat pengendara kesulitan melintas. Sejumlah warga Desa Adiannangka yakni Bissar Sihombing (53), Pantas Simamora (37) kepada wartawan, Jumat (13/ 11) menyebutkan, kerusakan jalan sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu hingga kini belum ada upaya perbaikan. Keduanya mengatakan, jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga di dua kecamatan dan bisa juga penghubung untuk Kecamatan Silima Pungga- Pungga. Warga menerangkan, kerusakan jalan mempengaruhi harga jual komoditas pertanian dan juga menambah tarif angkutan pedesaan sehingga sangat merugikan masyarakat. Agen pengumpul hasil bumi (toke) membeli hasil tani di bawah standart pasar (lebih rendah) karena kondisi jalan rusak. Begitu juga dengan pemilik angkutan pedesaan menaikkan ongkos dengan alasan yang sama. Dua kecamatan itu merupakan daerah potensi pertanian. Potensi pertanian mulai dari tanaman holtikultura, dan tanaman muda seperti jagung, padi, kacang tanah. Masyarakat sangat mengharapkan perhatian dari Pemkab Dairi segera memperbaiki jalan. (Dik-TPT/f)