Investor DN Dilibatkan Mekarkan Bandara Silangit

- Kamis, 19 November 2015 18:37 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Siborong-borong (SIB)- Anggota DPR RI Prananda Surya Paloh mengatakan, investor dalam negeri (DN) bisa dilibatkan memekarkan Bandara Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara.  Menurutnya, jika ingin memaksimalkan Bandara Silangit sebagai bandar udara wisata guna menggelorakan Danau Toba sebagai tujuan utama wisata, Bandara Silangit salah satu hal terpenting.Menurutnya, bila didarati pesawat berbadan besar maka wisatawan bisa menghemat waktu ke danau yang sedang diusulkan menjadi wilayah Geoprak Unesco tersebut, sebab bila menggunakan pesawat kecil dari Bandara Kualanamu Deliserdang butuh 1,5 jam perjalanan ke Bandara Silangit.  “Sebagai anggota legislatif dari daerah Sumut, saya mencoba memadukan visi dalam upaya ini,” ujar Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI itu, Rabu, (19/11).Anggota Komisi 1 DPR RI itu sebelumnya mengunjungi Medan dalam maksud diskusi tentang pertahanan dan keamanan tapi kemudian fokus mengupayakan kesejahteraan prajurit, mulai dari alutsista hingga agenda latihan terkait fisik prajurit. Untuk bidang tugas di komisinya, ujarnya, tetap mendapat perhatian utama termasuk pertahanan wilayah dari sisi kesejahteraan warga.Kehadiran Prananda adalah untuk yang kedua di Bumi Tapanuli untuk konsolidasi partai. “Jumat, (20/11), ada kegiatan Partai NasDem,” tambah Ketua Umum PSP Foundation Gandi Febraska Manurung.Prananda mengumpulkan informasi, untuk mengembangkan Bandara Silangit butuh Rp200 miliar sebagai bandara wisata. Dana tersebut adalah taksasi dari Angkasa Pura. Pemerintah, ujarnya, sedang fokus membangun ekonomi bisnis dengan mengadakan infrastruktur seperti tol Sumatera dan ke depan sedang menyiapkan Bandara yang dapat didarati pesawat berbadan besar. Menurutnya, Bandara Silangit tak semata untuk memompa industri pariwisata dengan mengandalkan Danau Toba tapi sebagai sarana perhubungan bisnis karena dari Bumi Tapanuli banyak hasil unggulan termasuk ikan spesifik Danau Toba. Pria yang baru kembali dari wilayah Timur Indonesia itu mengatakan, selain wisata Danau Toba, operator dapat lebih kreatif dengan memaketkan wisata yang mengaitkan dengan agrokultural karena misalnya bawang kualitas istimewa ada di Siborongborong.Gandi Febraska Manurung mengatakan, kehadiran Prananda di Bumi Rapanuli seperti perjalanan impian karena sebelumnya sudah pernah istirahat di Danau Toba meski hanya dalam waktu singkat. “Meski kunjungan singkat namun Pak Prananda menyelami denyut nadi di Danau Toba,” paparnya sambil mengatakan PSP Foundation pun kini fokus pada kegiatan agrokultural guna memaksimalkan terkait pertanian dalam maksud mendukung program ketahanan pangan. (R9/ r)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Polrestabes Medan: Percut Sei Tuan Tertinggi Kasus Judi dalam 100 Hari

Martabe

Polres Simalungun Pantau Harga Sembako Jelang Ramadan, Beras Premium Rp14.200-Rp16.000/Kg

Martabe

Libur Panjang Imlek, 26.886 Tiket Kereta Api di Sumut Telah Terjual

Martabe

Imlek 2577, Lampion Merah Semarakkan Wajah Kota Pematangsiantar

Martabe

Indosat Luncurkan SATSPAM+ Ramadan, Klaim Lindungi WhatsApp Call dari Penipuan

Martabe

Bobby Afif Nasution Gaungkan Gerakan ASRI di Pantai Sorake, Serukan Wisata Bersih