Tapteng (SIB)- Pemberitaan jembatan gantung di Parjalihotan-Tapanuli Tengah menganga dan lapuk, akses 2 desa terpencil terancam putus (SIB/ Selasa 17 Nopember 2015), langsung direspon Plt Bupati Tapteng Sukran Tanjung. Hari itu juga Sukran Tanjung turun ke lokasi dan bertemu dengan warga dan berjanji segera memperbaiki.“Kita akan persiapkan dana sekitar Rp200 juta untuk merenovasi jembatan. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan, sebab ketersediaan infrastruktur jalan yang bagus adalah hak rakyat,†ucap Sukran di lokasi Jembatan Parjalihotan.“Saya instruksikan tim suvei dari Dinas PUK segera turun ke sini, untuk menyusun rancang bangun pembangunan jembatan yang lebih kokoh. Harus cepat, paling lambat minggu ini sudah kelar,†tandasnya, sambil menoleh ke arah Kadis PU Tapteng Harmi Marpaung, yang berada di sampingnya. Dia pun mendapat laporan, jembatan tersebut baru diperbaiki setahun lalu.Kepala Desa Noato Harefa mengucapkan terimakasih kepada bupati, karena di tengah kesibukannya hari itu langsung mengunjungi jembatan yang terancam putus itu. Untuk penanggulangan sementara, sejumlah papan pun diangkut ke lokasi untuk menempel lantai jembatan yang menganga.Kedatangan Sukran ke lokasi tersebut juga disambut ratusan warga di sana. Anak-anak pelajar pun berhamburan mendekati pria yang aktif di Pramuka itu, sambil memberi salam. Sekitar 90 menit, Sukran berada di sana dan tanpa terasa rombongan bupati pun keluar dari desa itu saat malam sudah tiba. â€Baru pertama kali saya kesini, saya sangat prihatin dengan warga yang sedang berhadapan dengan keterbatasan infrastruktur. Nasib mereka harus segera kita selamatkan, apalagi jembatan ini akses penghubung ratusan warga yang bermukim di 2 desa, †katanya.(E06/ r)