Medan (SIB)- Badan Pengelola Pariwisata Kawasan Danau Toba akan dibentuk guna mewujudkan pengelolaan Danau Toba yang lebih profesional sebagai destinasi pariwisata nasional dan juga ikon pariwisata Sumut. Hal ini diungkapkan Mangindar Simbolon mantan Bupati Samosir kepada SIB (18/11) di Medan.Menurut Mangindar saat ini mereka sedang berupaya mewujudkan keberadaan lembaga tersebut dengan meminta petunjuk dari pemerintah pusat. “Kemarin saya dan teman-teman pergi ke Jakarta bertemu dengan Kementerian Pariwisata untuk membicarakan mengenai hal tersebut dan telah membuat rancangan naskah akademik untuk usulan pembuatan payung hukum Badan Pengelola Pariwisata Kawasan Danau Toba berupa Kepres dan Perpres,†ujar nya.Pegiat Pariwisata Danau Toba ini menerangkan jika disetujui maka akan dibuat Perpres yang mana di dalamnya akan diamanatkan mengenai Badan Pengelola yang bekerja secara profesional di bawah kendali pemerintah pusat di dukung pemerintah daerah. Dan semua ini akan diatur lebih lanjut oleh Keppres mengenai organisasinya sementara Perpres mengenai regulasinya.“Jadi kita berharap agar Perpres dan Kepres ini bisa turun tahun ini untuk Danau Toba dan Borobudur sehingga tahun 2016 lembaganya bisa beroprasi,†ujar Mangindar.Menurut pegiat Danau Toba ini, sejauh ini belum ada kelembagaan yang kuat untuk mengelola kepariwisataan di kawasan Danau Toba secara terpadu untuk mampu menjadikan kawasan strategis ini sebagai destinasi pariwisata yang berdaya saing dan berdaya tarik tinggi. Kekayaan alam dan budaya yang dimilikinya belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Perlu dibentuk Lembaga Pengelolaan Kawasan Danau Toba sehingga nantinya dengan kehadiran lembaga tersebut mampu mewadahi dan mengelola Danau Toba secara profesional.Ditanya mengenai optimisme nya mengenai kemajuan pariwisata Sumut dengan kehadiran lembaga tersebut, dia mengatakan sangat optimis. “Kalau dilaksanakan dengan profesional, didukung pemerintah pusat dan pemerintah daerah tentu, pariwisata Sumut dengan Danau Toba sebagai ikonnya, wilayah Sumut akan terangkat maju sehingga wilayah kita akan menjadi destinasi pariwisata yang favorit. Dengan hadirnya lembaga ini maka Festival Danau Toba dan kegiatan sejenisnya akan diupayakan lebih terprogram, terjadwal dan terukur serta lebih profesional lagi,†tutupnya. (DIK-DH/ r)