Badan Pengelola Pariwisata Kawasan Danau Toba akan Dibentuk

* Direncanakan Keppres dan Perpres Sebagai Payung Hukumnya
- Jumat, 20 November 2015 18:45 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib_Badan-Pengelola-Pariwisata-Kawasan-Danau-Toba-akan-Dibentuk.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Mangindar Simbolon mantan Bupati Samosir
Medan (SIB)- Badan Pengelola Pariwisata Kawasan Danau Toba  akan dibentuk guna mewujudkan pengelolaan Danau Toba yang lebih profesional  sebagai destinasi pariwisata nasional dan juga ikon pariwisata Sumut. Hal ini diungkapkan  Mangindar Simbolon mantan Bupati Samosir kepada SIB (18/11) di Medan.Menurut Mangindar saat ini mereka  sedang  berupaya mewujudkan keberadaan lembaga tersebut  dengan  meminta petunjuk dari pemerintah pusat. “Kemarin saya dan teman-teman pergi  ke Jakarta bertemu dengan Kementerian Pariwisata  untuk membicarakan mengenai  hal tersebut dan telah membuat rancangan naskah akademik untuk usulan pembuatan payung hukum Badan Pengelola Pariwisata Kawasan Danau Toba berupa Kepres  dan Perpres,”  ujar nya.Pegiat Pariwisata Danau Toba ini menerangkan jika disetujui maka akan dibuat Perpres yang mana di dalamnya akan diamanatkan mengenai Badan Pengelola yang bekerja secara profesional di bawah kendali pemerintah pusat di dukung pemerintah daerah. Dan semua ini akan diatur lebih lanjut oleh Keppres mengenai  organisasinya  sementara  Perpres mengenai regulasinya.“Jadi kita berharap agar Perpres dan Kepres ini bisa turun tahun ini untuk Danau Toba dan Borobudur  sehingga tahun 2016 lembaganya bisa beroprasi,” ujar Mangindar.Menurut pegiat Danau Toba ini, sejauh ini belum ada kelembagaan yang kuat untuk mengelola kepariwisataan di kawasan Danau Toba secara terpadu untuk mampu menjadikan kawasan strategis ini sebagai destinasi pariwisata yang berdaya saing dan berdaya tarik tinggi. Kekayaan alam dan budaya yang dimilikinya belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Perlu dibentuk Lembaga Pengelolaan Kawasan Danau Toba sehingga nantinya dengan kehadiran lembaga tersebut mampu mewadahi dan mengelola Danau Toba secara profesional.Ditanya mengenai optimisme nya mengenai kemajuan pariwisata Sumut dengan kehadiran lembaga tersebut, dia mengatakan sangat optimis. “Kalau dilaksanakan dengan profesional, didukung  pemerintah pusat dan pemerintah  daerah tentu,  pariwisata Sumut dengan Danau Toba sebagai ikonnya, wilayah Sumut  akan terangkat maju sehingga wilayah kita akan menjadi destinasi pariwisata yang favorit. Dengan hadirnya  lembaga ini maka Festival Danau Toba dan kegiatan sejenisnya akan diupayakan  lebih terprogram, terjadwal dan terukur  serta lebih profesional lagi,” tutupnya. (DIK-DH/ r)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Polrestabes Medan: Percut Sei Tuan Tertinggi Kasus Judi dalam 100 Hari

Martabe

Polres Simalungun Pantau Harga Sembako Jelang Ramadan, Beras Premium Rp14.200-Rp16.000/Kg

Martabe

Imlek 2577, Lampion Merah Semarakkan Wajah Kota Pematangsiantar

Martabe

Indosat Luncurkan SATSPAM+ Ramadan, Klaim Lindungi WhatsApp Call dari Penipuan

Martabe

Bobby Afif Nasution Gaungkan Gerakan ASRI di Pantai Sorake, Serukan Wisata Bersih

Martabe

DPRD Kota Medan Soroti Bangunan Tanpa PBG, Antonius Tumanggor Desak Penindakan