Tanah Karo (SIB)- Tikus menyerang tanaman jagung di Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo. Dikhawatirkan produksi jagung akan menurun 30 persen dari yang selama ini rata-rata 7-12 ton per hektare.Para petani sulit untuk mengendalikan serangan tikus, ungkap M Sebayang (65) petani jagung Tiga Binanga.Bagi masyarakat Tiga Binanga komoditi jagung adalah komoditas unggulan. Walau harga jagung pipilan di pasaran berubah-ubah terkadang capai Rp 2600 per kilogram akan tetapi tetap tanaman primadona.Senada, petani di Desa Limang Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo Tekat Brahmana mengatakan, serangan tikus membuat lahan pertanian jagung miliknya terancam gagal panen. Hitung-hitung lebih dari 20 persen lahan jagung di Desa Limang sudah puso. Ada sekitar 10.000 ton jagung hancur dan tidak bisa dipanen lagi," ujar TekatKepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Karo melalui Kepala Bidang Produksi Michael Purba MAP yang dihubungi wartawan, Selasa (17/11) mengungkapkan, kerusakan diakibatkan serangan hama tikus pada pertanian jagung di Tiga Binanga, Dinas Pertanian belum bisa pastikan berapa luas dan kerugian dialami petani.Data masih dirujuk ke UPT Pertanian setempat yang melakukan pemetaan dan analisis serangan hama dengan Dinas Pertanian Provsu kata Mikael Purba. (B02/d)