Pematangsiantar (SIB)- Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (Gamki) Cabang P Siantar meminta masyarakat memilih secara cerdas pasangan calon wali kota dan wakil wali kota P Siantar tanpa harus terjebak dalam sistem transaksional yang dilakukan pasangan calon bersangkutan. Hal tersebut disampaikan Ketua GAMKI Kota Siantar Veri Tampubolon didampingi Sekretarisnya Gunawan Siringoringo SPd kepada SIB, Jumat (20/11).Veri menyebut sejauh ini masih terlihat adanya sistem transaksional yang dapat merusak kehidupan moral masyarakat itu sendiri. Menurut dia, transaksional seperti money politics pada pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan wali kota dan wakil wali kota P Siantar seakan lumrah dan tidak bisa dihentikan. "Untuk itulah usaha untuk pencegahan transaksional perlu diawasi semua elemen baik masyarakat maupun para pemangku kepentingan terutama pengawas pemilu harus bisa mengawasi pengawasan lebih serius demi kesuksesan pilkada Siantar yang berkualitas jujur aman damai serta berintegritas," tegasnya.Hal senada ditambahkan Sekretaris GAMKI P Siantar Gunawan. “Bayangkan APBD Kota Siantar sangat terbatas, kalau pasangan calon harus menghabiskan dana tanpa arah yang jelas dan bahkan melakukan transaksional melebihi dari segala-galanya yakinlah pasangan calon dengan sendirinya akan konyol untuk memimpin Kota Siantar lima tahun ke depan. Jangan bermimpi Kota Siantar akan terbangun," ucapnya.Untuk itu diharapkan agar memilih dengan cerdas tanpa harus terjebak transaksional dari pasangan calon.(Dik-APS/ r)