Langkat (SIB)- Seluas 8.384 Ha lahan sawah irigasi di Langkat menerapkan sistem pola tanam padi dalam setahun dua atau tiga kali tanam atau lazim disebut Indeks Pertanaman (IP-2) dan (IP-3)."Salah satu upaya pola intensifikasi dengan sistem pola tanam ini akan meningkatkan produksi padi cukup efektif," sebut Ir Nur Supandi Plt Kepala Dinas Pertanian Langkat, Jumat (20/11).Diakui, sejumlah areal lokasi menerapkan sistem tersebut yakni Kecamatan Bahorok, sistim IP-2 mencapai 720 Ha. Kecamatan Sirapit sistem IP 3 seluas 1.208 Ha Kec Salapian IP-2, dengan areal padi 171 Ha.Di Kec Sei Bingai IP-2 seluas 3019 Ha Kec Kuala IP-2, 222 Ha dan IP-3 seluas 544 Ha, Kec Selesai, IP 3 dengan luas areal 770 Ha, Kec Sei Lepan IP-2 seluas 380 Ha dan Kec Pangkalansusu seluas 110 hektar.Semuanya itu merupakan persawahan dengan jaringan irigasi tekhnis, sebut Nur Supandi. Untuk Kec Tanjungpura, ada areal irigasi dengan pasang surut, didapat luas tanam padi 1.240 hektar dengan pertanian menggunakan sistim IP-3.Sedangkan untuk tahun berikutnya ada sekitar 28.452 Ha lahan pertanian tadah hujan di beberapa wilayah kecamatan lain dalam upaya pengajuan pembangunan saluran irigasi, sebut Plt Distan Langkat Nur Supandi. (B-03/y)