Warga Gang Ramah Datangi Polres Pematangsiantar Sampaikan Keberatan Atas Ulah Terduga Bandar Narkoba

- Senin, 23 November 2015 18:50 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib_Warga-Gang-Ramah-Datangi-Polres-Pematangsiantar-Sampaikan-Keberatan-Atas-Ulah-Terduga-Bandar-Narkoba.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Mangasi Hasinggan Simanjorang
Puluhan Warga Berkumpul di Halaman Parkir Mapolres Pematangsiantar, Usai Menyerahkan Surat Keberatan Atas Ulah Warga Setempat Berinisial SS alias Bos Yang Diduga Kerap Bertransaksi Narkoba Jenis Sabu-sabu. Minggu (22/11).
Pematangsiantar (SIB)- Puluhan ibu-ibu yang mengaku warga Gang Rama, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, mendatangi Mapolres Pematangsiantar, Minggu (22/11), sekira pukul 15.30 Wib. Kedatangan warga tersebut, untuk menyampaikan surat keberatan atas ulah warga setempat berinisial SS alias Bos yang diduga kerap bertransaksi narkoba jenis sabu-sabu."Kami warga setempat keberatan atas ulah dia (si Bos) yang tiap hari, selama dua puluh empat jam berjualan narkoba di kampung kami," ujar warga yang mengaku boru Sinaga. Isi surat yang dilayangkan itu, kata boru Sinaga menyatakan keberatan warga yang ditanda tangani Ketua RT dan Lurah setempat. "Surat keberatan itu ditandatagani 25 warga," ujarnya.Begitu juga dikatakan, anak perempuan boru Sinaga yang enggan disebutkan namanya dan saat itu ikut mengantarkan surat keberatan warga tersebut, bahwa gara-gara ulah si Bos keluargnya ada yang menjadi korban sasaran narkoba. "Bayangkan lah, bang. Gara-gara ulah si Bos itu, abang ku ada yang jadi gila dan sekarang masih di rumah," kesalnya.Selain itu sambungnya anak-anaknya pun sudah diungsikan ketempat lain agar tidak terdampak pengaruh peredaran narkoba yang sudah menjamur di kampungnya. "Anak-anak ku sudah kukirim semua ke Pesantren. Aku takut anakku nanti jadi sasaran. Karena udah kayak menjual kacang goreng orang itu menjual narkoba itu, bang," tandasnya.Ia menambahkan dalam surat tersebut turut juga dilampirkan bukti-bukti bahwa si Bos itu berjualan narkoba di kampungnya. "Kepengadilan pun saya berani membuktikan itu. Karena semua barang bukti sudah kami lampirkan dalam surat itu," ujarnya seraya mengatakan bahwa warga tak gentar untuk menyuarakan dan melayangkan surat itu ke Polres Pematangsiantar.Menanggapi surat keberatan warga tersebut ke Polres Pematangsiantar, abang kandung si Bos, Minten Saragih mengatakan, surat tersebut sah-sah saja dilayangkan oleh warga. Tapi ia juga menegaskan bahwa surat keberatan tersebut dipicu perselisihan di antara keluarganya dengan sekelompok warga tersebut."Ini (surat keberatan warga) dipicu  persoalan adekku (si Bos) dengan warga. Saat itu karena adekku itu melakukan pemblokiran jalan. Ada ku memblokir jalan akses masuk, karena duluannya orang itu (salah satu warga) memblokir jalan kearah tempat adekku. Ini sudah pasti ada provokatornya," ujar Minten sembari memeta lokasi diatas kertas.Sementara, KBO Satres Narkoba Polres Pematangsiantar, Ipda S Purba SH MH ketika dikonfrimasi, SIB terkait status si Bos mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menggelar kasus tersebut. "Masih gelar, lae. Besok (hari ini) lah kepastiaannya ditahan atau tidak ditahan dia (si Bos). Yang pasti 99 persen dia ditahan, lae," ujar Purba.Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Khusus(Timsus) Polres Pematangsiantar dan Satres Narkoba menggerebek rumah Ketua SPSI Pasar Dwikora, berinisial SS alias Bos, di Jalan Patuan Anggi, Gang Rama, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar, Kamis (19/11) sekira pukul 19.00 WIB.Informasi yang berhasil dihimpun, penggerebekan rumah pria yang kerap dipanggil si Bos ini bermula saat Timsus dan Satres Narkoba Polres Pematangsiantar berhasil menangkap seorang pemuda yang diketahui memiliki narkoba jenis sabu-sabu.Lalu, kemudian petugas gabungan menginterogasi pemuda tersebut, terkait dari mana asal narkoba jenis sabu-sabu didapatkan. Mendapat informasi berharga dan dari hasil pengembangan, petugas gabungan pun kemudian mengarah kerumah si Bos.Tiba dilokasi, petugas pun kemudian melakukan penggeledahan dirumah berdinding semen dan disaksikan oleh RT setempat. Tak, persis diketahui barang apa yang diamankan dari rumah adik salah satu Ketua OKP di Pematangsiantar ini.Namun yang pasti, petugas gabungan ini dikabarkan mendapati sejumlah narkoba dilokasi penggerebekan. “Ke Polres ajalah, saya belum begitu jelas mengetahuinya. Tadi ada kok barang bukti ditemukan,” kata Kapolsek Siantar Utara, AKP Poltak Simatupang. KBO Satres Narkoba Polres Pematangsiantar, Ipda S Purba ketika dikonfirmasi SIB, Jumat (20/11) enggan membeberkan kronologi penggerebekan dan barang bukti apa yang diamankan dari lokasi penggerebekan."Belum lae, karena mau digelar perkara dulu. Baru saja dilakukan interogasi, lae," ujar S Purba via pesan singkat yang dilayangkannya. Sementara, Ketua Timsus, Ipda Diamon Bangun ketika dikonfirmasi wartawan terkait apakah ada barang bukti yang ditemukan dari rumah si Bos mengatakan bahwa pihaknya saat itu berada diluar."Kurang tahu aku berapa barang buktinya, bang. Sebab pada saat pengerebekan ke rumah itu, satuan narkoba yang berada di dalam. Sedangkan aku berada di luar rumah itu," ucap Diamon Bangun. (Dik/MS/ r)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Budi Gunadi Sadikin Janji Tambah Alkes RSUD H Sahudin Kutacane, Siap Tangani Stroke hingga Jantung

Martabe

100 Hari Kerja, Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Judi, 62 Tersangka Diamankan

Martabe

Berkah Ramadan Adira Expo 2026 Dibuka di Kotapinang

Martabe

Richard Taruli Horja Tampubolon Disambut Haru Siswa St Fransiskus, TNI AD Siap Percepat Rekonstruksi Pascabanjir

Martabe

Jelang Ramadhan, Satgas Saber Polres Belawan Cek Harga dan Ketersediaan Bapokting

Martabe

Pratikno Tinjau Banjir Tukka, Pemerintah Targetkan Pemulihan Dipercepat