Dinsosnaker Kota Pematangsiantar Siapkan Tenaga Kerja Hadapi MEA 2016

- Selasa, 24 November 2015 17:52 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Pematangsiantar (SIB)- Indonesia pada akhir tahun 2015 memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan khusus di bidang ketenagakerjaan,  memberikan tantangan tersendiri karena akan ada kebebasan keluar masuk tenaga kerja antar negara Asean.Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker),Kota Pematangsiantar Poltak Manurung, Senin (23/11) berkaitan kesiapan tenaga kerja Kota Pematangsiantar menghadapi MEA 2016.Menurut Poltak,  adanya kebebasan ini tentu akan menambah intensitas persaingan pencari kerja di dalam negeri khususnya di Kota Pematangsiantar dengan para pencari kerja dari negara lain di Asean.Menghadapi era MEA, jelas Poltak, Kota Pematangsiantar terus berupaya mengantisipasi dengan meningkatkan kualitas sumber daya pencari kerja."Kota Pematangsiantar terus berupaya mengantisipasi menghadapi MEA itu, salah satu antisipasi yang kita lakukan adalah bagaimana upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia pencari keja kita. Ada beberapa intervensi yang kita lakukan yaitu melalui kegiatan pelatihan kerja. Pelatihan kerja ini diberikan kepada para pencari kerja agar mereka memiliki skill, keahlian yang sesuai dan dibutuhkan oleh industri kita,"ungkapnya."Yang kedua, kita membekali para pencari keja kita dengan berbagai trik strategi untuk bagaimana memenangkan persaingan di pasar kerja , seperti bagaimana dia membuat lamaran kerja yang baik. Bagaimana mereka bersikap dan membuat statement didalam wawancara kerja, bagaimana cara strategi mereka menghadapi psikotest ada ilmunya ada trik-triknya, nah kita bekali mudah-mudahan kedepan pencari kerja Kota Pematangsiantar lebih memiliki daya saing karena mereka memiliki keterampilan dan memiliki trik dan strategi memenangkan persaingan,"katanya.Selain itu, Poltak menambahkan, sebanyak 2000 pencari kerja di Kota Pematangsiantar setiap tahunnya mendapat pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinsosnaker Siantar yang diarahkan untuk penempatan di industri dan mencoba usaha mandiri atau mencetak wirausaha baru.Setelah mengikuti pelatihan, mereka dimasukkan dalam database Dinsosnaker Kota Pematangsiantar dan bekerjasama dengan perusahaan lokal antar daerah serta perusahaan luar negeri yang menawarkan seleksi lowongan kerja yang disediakan oleh perusahaan tersebut.“Kita sangat mengapresiasi alumni peserta pelatihan di BLK Dinsosnaker Siantar yang dinilai cukup memiliki daya saing. Terbukti dari penyerapan alumni di industri cukup tinggi, mencapai 60 hingga 70 persen.Saat ini, kita juga mendapatkan permintaan tenaga kerja alumni BLK dari Malaysia yang akan dipekerjakan di perusahaan elektronik,”pungkas Poltak Manurung.(C06/c)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Budi Gunadi Sadikin Janji Tambah Alkes RSUD H Sahudin Kutacane, Siap Tangani Stroke hingga Jantung

Martabe

100 Hari Kerja, Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Judi, 62 Tersangka Diamankan

Martabe

Berkah Ramadan Adira Expo 2026 Dibuka di Kotapinang

Martabe

Richard Taruli Horja Tampubolon Disambut Haru Siswa St Fransiskus, TNI AD Siap Percepat Rekonstruksi Pascabanjir

Martabe

Jelang Ramadhan, Satgas Saber Polres Belawan Cek Harga dan Ketersediaan Bapokting

Martabe

Pratikno Tinjau Banjir Tukka, Pemerintah Targetkan Pemulihan Dipercepat