Tanah Karo (SIB)- Belum selesai dikerjakan, proyek pembangunan tembok penahan tebing di jalan nasional Km 127 Dusun Lau Riman Desa Kuta Bangun Kecamatan Tiga Binanga sebagian sudah retak, pecah dan ambruk. Dari pantauan SIB ke lokasi, Senin (23/11) pekerjaan proyek penahan jalan sepanjang 20 meter terkesan ditinggal atau dibiarkan dengan kondisi retak dan ambruk.Tokoh masyarakat Kecamatan Tigabinanga, Mitcha Sebayang berharap agar pengerjaan proyek peningkatan jalan nasional tersebut dikerjakan dengan kualitas standar nasional, sebab kawasan tersebut rawan longsor. Fakta di lapangan, bangunan tembok penahan tebing jalan tersebut belum beberapa hari dikerjakan sudah retak-retak, bahkan saat ini sebagian ambruk.Mitcha didampingi beberapa warga Dusun Lau Riman, Senin (23/11) kepada SIB berharap agar pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional I (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum di Medan meninjau pembangunan proyek tembok penahan tebing tersebut, sebab kawasan itu rawan longsor. Bahkan warga berharap perlu dilakukan pengikisan kemiringan tebing agar tidak terjadi bencana longsor yang dapat menimpa rumah pemukiman warga. (B02/y)