Pematangsiantar (SIB)- Surat keberatan warga Jalan Patuan Anggi, Gang Rama, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara terkait keberadaan SS alias Bos, terduga bandar narkoba jenis sabu di daerah mereka berbuah teror. Teror datang dari MS yang merupakan abang kandung SS yang saat ini telah ditahan dalam kasus kepemilikan sabu.Menurut warga, karena adanya surat keberatan warga, MS berupaya memecah belah warga dengan menyebarkan isu kalau tandatangan dalam surat keberatan itu telah dipalsukan. Melalui pesan singkat, MS juga menyebut tandatangan warga itu sengaja dipalsukan untuk keperluan pilkada Pematangsiantar.Terakhir MS mendatangi Kantor Lurah Baru untuk mempertanyakan keabsahan tandatangan warga itu. Hal itulah yang membuat warga kesal dan beramai-ramai mendatangi kantor Lurah Baru.“Semenjak dilayangkan surat ke Polres, dia menghembuskan kalau kami memalsukan tandatangan warga. Dia bilang, tandatangan itu kami palsukan. Dia juga bilang tandatangan itu kami palsukan untuk kepentingan pilkada," kata Masriana boru Sinaga, salah satu warga yang ditemui di Kantor Lurah Baru, Kecamatan Siantar Utara, Selasa (24/11).Dilanjutkannya, surat keberatan itu mereka buat, karena selama ini mereka sudah resah atas tindak tanduk si Bos yang diduga menjual sabu-sabu di daerah mereka.Selama ini, si Bos juga arogan dan sering mengancam warga yang tak suka terhadap kelakuannnya. Bahkan, si Bos pernah menunjukkan kemaluannya kepada orangtua Masriana.Menurutnya, warga sangat keberatan dengan keberadaan si Bos di daerah mereka. Apalagi bila nantinya pihak kepolisian melepasnya."Kami akan berdemon kalau is Bos dilepaskan," tuturnya. Kepada Camat Siantar Utara Junaedi Sitanggang dan Kapolsek Siantar Utara yang datang ke kantor Lurah Baru, warga menyatakan, kalau mereka memang keberatan dengan keberadaan si Bos di daerah mereka yang diduga menjadi pengedar sabu-sabu. "Tandatangan itu asli, dan kami siap menambah tandatangan," kata warga lainnya.SIAP TAMBAH TANDATANGANWarga yang keberatan atas keberadaan si Bos, Jalan Patuan Anggi, Gang Rama, Kelurahan Baru, Siantar Utara semakin bertambah. Jika semula yang membubuhkan tandatangan hanya 25 orang, maka ratusan warga siap membubuhkan tandatangannya. "Ini bukan masalah keluarga, ini masalah anak bangsa.Berantas narkoba dari kampung kami," teriak ratusan warga Jalan Patuan Anggi, Gang Rama, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara ketika mendatangi kantor lurah setempat, Selasa (24/11).Kegeraman warga ini dilontarkan warga lantaran adanya intimidasi dari MS, abang kandung Syafrudin terhadap warga yang menyatakan keberatan terhadap ulah si Bos. MS menyebut tandatangan warga itu dipalsukan dan dibuat untuk kepentingan pilkada. "Kami siap menambah tandatangan. Kalau kurang tandatangan, kami tandatangani, tidak ada rekayasa," tegas puluhan warga.Sementara Ahmad Riduan Manik, salah satu tokoh masyarakat setempat mengatakan, kedatangan ratusan warga Gang Rama dan sekitarnya ke Kantor Lurah Baru, lantaran kesal dengan sikap MS yang menyebut tandatangan pada surat keberatan itu palsu. "Kami datang untuk klarifikasi tandatangan keberatan atas beredarnya narkoba di daerah kami," katanya. Warga akhirnya membubarkan diri. Namun, warga meminta agar aparat setempat menjamin tidak ada lagi intimidasi dari keluarga si Bos, khususnya pada kaum wanita. "Jangan sampai ada rongrongan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu. Soalnya, itimidasi biasanya kepada ibu-ibu," ucap Nasar Siregar kepada Camat Siantar Utara Junaidi Sitanggang yang datang ke Kantor Lurah Baru. (Dik/MS/h)