Masyarakat Nias Selatan Minta Dibangun Sawn Timber di Hibala

- Kamis, 26 November 2015 19:56 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Hibala, Nisel (SIB)- Masyarakat Nias Selatan (Nisel) meminta dibangun sawn timber di Hibala. Dengan adanya pabrikan untuk pengolahan kayu untuk kayu gergajian (sawn timber) maka akan terbuka lapangan kerja baru, sekaligus memberi dampak positif  pemanfaatan kayu bagi masyarakat yang masih mengandalkan kayu hutan sebagai bahan sandang (baca: papan) untuk rumah. Sawn timber diharapkan bertipe padat karya.Tokoh Pemuda Kecamatan Hibala, Nisel Ludiel Duha yang dihubungi Minggu, (22/11), mengatakan pihaknya berkenan memfasilitasi para investor untuk memanfaatkan hasil hutan Hibala demi percepatan kesejahteraan warga setempat. “Bila dibangun sawn timber dan sejenisnya di Hibala, pasti warga dapat memaksimalkan papan untuk tempat tinggal,” ujarnya via selular didampingi sejumlah tokoh lainnya di antaranya Solakhomi Duha, Sekjen Badan Peduli Kepulauan Batu (BPKB) Ben Hondo, Waka BPKB Melky Sarumaha yang juga politisi Partai Amanat Nasional (PAN). “Kami dapat memberi jaminan pada investor untuk mempercepat proses pembangunan di Hibala. Manfaat langsung yang dirasakan adalah masyarakat di Hibala tidak perlu lagi beremigrasi ke luar pulau bahkan ke luar Nias karena mencari pekerja,” tegas Solakhomi Duha sambil mengatakan ucapannya tersebut mendapat dukungan dari seluruh Kades Se-Kec Hibala.Ludiel Duha dan Solakhomi Duha bilang, warga Duha yang tahu persis kondisi wilayahnya dan upaya-upaya apa yang terbaik dilakukan dalam mempercepat proses peraihan kesejahteraan. “Ada yang mengklaim sebagai warga Nias Selatan bahkan dari Hibala tapi tidak pernah menjejakkan bahkan menampakkan diri di Hibala. Berkoar-koar dari rantau, tidak ada gunanya,” paparnya sambil mengatakan pihaknya memberi dukungan penuh pada investor bahkan seperti perusahaan Teluk Nauli yang sudah beroperasi dan membangun sawn timber di Kec Hibala guna menciptakan lapangan kerja. “Masih perlu lagi sawn timber bahkan pabrik kaya hingga dapat memroduksi jenis lain seperti plywood!”Menurut keduanya, otoritas terkait penanaman modal di Nisel diharap memberi kemudahan dan akses agar investor nyaman dan membuka usaha di Nisel. “Kami seluruh lapisan masyarakat Hibala sudah sepakat menyambut baik investor,” tutup Ludiel Duha sambil mengatakan kiranya warga Hibala bersatu membangun wilayah. (R9/d)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Polrestabes Medan: Percut Sei Tuan Tertinggi Kasus Judi dalam 100 Hari

Martabe

Polres Simalungun Pantau Harga Sembako Jelang Ramadan, Beras Premium Rp14.200-Rp16.000/Kg

Martabe

Imlek 2577, Lampion Merah Semarakkan Wajah Kota Pematangsiantar

Martabe

Indosat Luncurkan SATSPAM+ Ramadan, Klaim Lindungi WhatsApp Call dari Penipuan

Martabe

Bobby Afif Nasution Gaungkan Gerakan ASRI di Pantai Sorake, Serukan Wisata Bersih

Martabe

DPRD Kota Medan Soroti Bangunan Tanpa PBG, Antonius Tumanggor Desak Penindakan