Tapteng (SIB)- Warga Desa Parsihotangan, Kecamatan Manduamas, Tapanuli Tengah terharu atas pembangunan SD Negeri di desanya, pada tahun 2015 ini. Jika selama ini para anak didik harus berjalan sejauh 3 kilometer ke pusat kota kecamatan, maka ke depan itu tidak akan terjadi lagi.“Kami sungguh terharu, ternyata kami bagian dari wilayah Tapteng,†kata mantan Kepala Desa, Riswan Siringo, menanggapi pembangunan sekolah yang sudah lama dinantikan, Rabu (25/11).Selain berjalan jauh, kata Riswan, jarak Desa Parsihotangan dengan Tumba Julu tempat sekolah SD ada, juga dibatasi dengan sungai kecil yang belum memiliki jembatan, bahkan jalan juga masih setapak yang belum permanen.“Akibatnya anak anak sering tidak pergi ke sekolah kalau cuaca tidak bagus, atau sering terlambat tiba di sekolah,â€tuturnya.Didorong rasa prihatin tersebut, masyarakat desa melakukan musyawarah untuk menghibahkan tanah seluas 40 x 10.5 sebagai pertapakan Sekolah Dasar, yang kemudian disambut baik Bupati Tapteng Sukran J Tanjung dengan mendirikan sekolah di sara. (E05/l)