Ephorus HKBP Prihatin, Jumlah Penduduk Miskin di Sumut Bertambah 100.000 Jiwa Lebih

- Minggu, 29 November 2015 18:20 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Pematangsiantar (SIB)- Ephorus HKBP merasa prihatin atas jumlah penduduk miskin di Sumatera Utara bertambah 100.000 jiwa lebih. Hal itu harus menjadi peringatan bagi Pemprovsu agar kebijakannya dapat membuat masyarakat mendapatkan kehidupan yang layak.Hal itu disampaikan Ephorus HKBP Pdt Willem TP Simarmata MA di sela-sela berlangsungnya peresmian Aula HKBP Distrik V Sumatera Timur di Jalan Gereja, Pematangsiantar, Jumat (27/11). Anggaran yang ditetapkan di APBD Pemprovsu harus digunakan untuk melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat untuk mendapatkan penghidupan masyarakat yang lebih layak “Kalau dana di APBD benar-benar digunakan untuk melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat, maka rakyat akan mendapatkan kehidupan yang layak”.Karena itu WTP Simarmata imbau agar pemerintah berusaha membuka lapangan kerja untuk menampung tenaga kerja yang pengangguran, serta pemerintah mendorong dan menjamin penyedia modal untuk usaha kecil dan menengah dari rakyat/petani dalam rangka mengembangkan usahanya. Juga diharapkan pemerintah dapat melatih rakyat mempunyai keahlian agar dapat cara mandiri untuk membuka dan mengembangkan usahanya demi untuk menambah pendapatan dan kesejahteraannya, ujarnya.Seperti diberitakan SIB bahwa HKBP melalui Pengmas (Pengembangan Masyarakat) sekarang sedang membuka latihan bagi petani agar memiliki keahlian untuk mengelola pertaniannya sehingga dapat mengembangkan pertanian dan sekaligus dalam rangka menambah pendapatan/kesejahteraannya. Bahkan HKBP telah membuka credit union untuk mempermudah dan menjamin adanya modal dengan bunga yang sangat kecil untuk mengembangkan usaha pertaniannya. “Jadi sebagai Ephorus HKBP kita patut merasa prihatin atas bertambahnya jumlah orang miskin di Sumut dan sekaligus mengharapkan agar Pemprovsu dapat membuat berbagai kebijakan untuk memperbaiki penghidupan yang lebih layak bagi rakyat”.Seperti diberitakan Harian SIB, Jumat (27/11) anggota DPRD Sumut Richard P Sidabutar menyebutkan, peningkatan jumlah penduduk miskin di Sumut tahun 2015 sebanyak 103.070 jiwa, menjadi peringatan atau “warning” bagi Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu).Hal itu diungkapkannya kepada wartawan, Kamis (26/11) di gedung dewan dan menyebutkan, peningkatan jumlah penduduk miskin di Sumut secara kuantitatif sebesar 103.070 jiwa. (R-18/h)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Polrestabes Medan: Percut Sei Tuan Tertinggi Kasus Judi dalam 100 Hari

Martabe

Polres Simalungun Pantau Harga Sembako Jelang Ramadan, Beras Premium Rp14.200-Rp16.000/Kg

Martabe

Imlek 2577, Lampion Merah Semarakkan Wajah Kota Pematangsiantar

Martabe

Indosat Luncurkan SATSPAM+ Ramadan, Klaim Lindungi WhatsApp Call dari Penipuan

Martabe

Bobby Afif Nasution Gaungkan Gerakan ASRI di Pantai Sorake, Serukan Wisata Bersih

Martabe

DPRD Kota Medan Soroti Bangunan Tanpa PBG, Antonius Tumanggor Desak Penindakan