Pematangsiantar (SIB)- Pengiat Alam NGo Generation Of Action (GOA) mengajak lapisan masyarakat, Pematangsiantar dan Simalungun lebih peduli terhadap lingkungan dengan melakukan penanaman pohon di sekitar kawasan Danau Toba, Sabtu (29/11).Hal tersebut perlu diadakan mengingat bulan November – Desember, intensitas curah hujan sangat tinggi, yang berdampak dapat menimbulkan ancaman tanah longsor, banjir seperti yang terjadi di Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun."Status kita siaga longsor dan banjir, setidaknya ada beberapa titik yang harus menjadi perhatian khusus, mulai pinggiran Sungai Bah Bolon, tanah longsor dari bukit lingkaran Danau Toba. Mari kita menjaga kelestarian lingkungan dimulai dengan tidak membuang sampah sembarangan serta melakukan penghijauan dengan menanam pohon," ujar Ketua GOA, Siantar-Simalungun, Lamhot Sitorus, Selasa (1/12).Selain itu Sekretaris GOA Siantar-Simalungun, Sarmahita Damanik SH, menambahkan, saat ini program GOA melakukan penghijauan di areal kawasan Danau Toba seluas lebih kurang 65 Ha. Titik pembibitan serta penanaman Dolok Sipigul - Nagori Sirube-rube, Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun.“Saat ini kita sudah menyiapkan 20.000 batang bibit pohon buah. Kenapa kita harus memulai dari atas, sebab menurut logikanya, banjir dan longsor terjadi dari atas bukit,†ujarnya. (C06/f)