Pemko Tebingtinggi-Kemenlu Australia Bahas Program Hibah Sanitasi

- Rabu, 02 Desember 2015 20:16 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/12/hariansib_Pemko-Tebingtinggi-Kemenlu-Australia-Bahas-Program-Hibah-Sanitasi.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
ULOSI : Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM didampingi Kepala Bappeda Gul Bakhri Siregar SIP MSi ulosi Mr Marcus Howard dari Australia saat berkunjung ke Kota Tebingtinggi, Kamis (26/11).
Tebingtinggi (SIB)- Pemerintah Kota Tebingtinggi dan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia adakan pertemuan membicarakan review program hibah sanitasi  Australia Indonesia Infrastucture Grants for Sanitation – sAIIG) di kota lemang tersebut, Kamis (26/11).Demikian disampaikan Kabag Humas Pemko Tebingtinggi Drs Bambang Sudaryono kepada SIB, Selasa (1/12). Kedatangan  Mr Marcus Howard yang mewakili pemerintah Australia diterima Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM didampingi   Kepala Bappeda Gul Bakhri Siregar SIP MSi dan Pl Kepala Dinas PU Ir H Zainul Halim.“Kegiatan review ini bertujuan untuk mendapatkan perspektif dari pemangku kepentingan di daerah mengenai pelaksanaan program sAIIG, apa saja yang menjadi kendala, bagaimana kinerja program dapat ditingkatkan serta masukan untuk kelanjutan program di masa yang akan datang,” jelas Bambang.Ditambahkannya, Tebingtinggi salah satu kota  yang mendapatkan alokasi dana hibah sanitasi dan air minum. Program ini dilakukan dengan sistem out put based, yakni pendanaan dari dana APBD terlebih dahulu dan jika telah berfungsi dengan baik maka akan digantikan melalui dana hibah (reimburstment) dari Pemerintah Australia. Dana hibah yang telah diterima akan dimanfaatkan kembali untuk pengembangan infrastruktur sanitasi permukiman.Pendanaan program melalui hibah ini dirasakan sangat membantu keterbatasan anggaran daerah dalam pencapaian target universal access, yakni pencapaian target 100% untuk akses sanitasi yang layak, 0% kawasan kumuh, dan 100% tersedianya layanan air minum sampai dengan tahun 2019.“Wali Kota berharap agar kerja sama melalui pemberian hibah ini dapat dilanjutkan. Bahkan jika memungkinkan dapat ditindaklanjuti dengan program diluar reimburstment yakni melalui program khusus yang bertujuan untuk menangani kawasan permukiman yang membutuhkan penanganan sanitasi untuk lebih baik,” tambahnya.Sedangkan Mr Marcus Howard didampingi Christiana Dewi Program Manager Water and Sanitation, DFAT Jakarta,  Nur Fadrina Mourbas Senior Program Officer Water and Sanitation, IndII mengakui pengelolaan sanitasi di Tebingtinggi cukup baik hal itu karena tingginya komitmen Wali Kota untuk mendukung program sAIIG – Ausaid. (C17/f)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Polres Simalungun Pantau Harga Sembako Jelang Ramadan, Beras Premium Rp14.200-Rp16.000/Kg

Martabe

Imlek 2577, Lampion Merah Semarakkan Wajah Kota Pematangsiantar

Martabe

Indosat Luncurkan SATSPAM+ Ramadan, Klaim Lindungi WhatsApp Call dari Penipuan

Martabe

Bobby Afif Nasution Gaungkan Gerakan ASRI di Pantai Sorake, Serukan Wisata Bersih

Martabe

DPRD Kota Medan Soroti Bangunan Tanpa PBG, Antonius Tumanggor Desak Penindakan

Martabe

Polres Tanjungbalai Ikuti Peresmian 1.179 SPPG Polri oleh Presiden