Pematangsiantar (SIB)- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul musim penghujan yang terus mengguyur di Kota Pematangsiantar.Demikian disampaikan Kepala BPBD Kota Pematangsiantar, Drs Daniel Siregar, Rabu (2/12). Menurutnya, intensitas curah hujan yang tinggi sejak satu pekan terakhir telah menyebabkan sejumlah sungai di Kota Pematangsiantar, khususnya sungai Bah Bolon meluap, dan mengakibatkan adanya banjir, dan longsor dan bencana lainnya.Dia mengatakan, ada beberapa titik wilayah di Kota Pematangsiantar yang merupakan daerah rawan bencana, seperti di Kecamatan Siantar Barat, Siantar Martoba, dan Siantar Selatan, karena itu, dihimbau supaya masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan dan dataran rendah agar waspada bencana banjir dan longsor.Terhadap pengguna jalan agar berhati-hati melalui daerah sepanjang aliran sungai, karena jika intensitas hujan tinggi pada kawasan ini sering terjadi longsor yang menyebabkan tertutupnya badan jalan.Meskipun BPBD sudah sering melakukan simulasi bencana di sejumlah kawasan rawan ini namun kewaspadaan harus tetap dilakukan warga, terutama mereka yang bermukim di kawasan dataran tinggi yang rawan longsor dan kawasan sungai yang airnya mudah meluap.Lebih lanjut Daniel Siregar mengimbau seluruh pengendara, baik kendaraan roda dua dan empat, sebaiknya menunggu hujan reda baru melintasi kawasan-kawasan rawan longsor. Karena selain sangat beresiko, pada kejadian bencana tanah longsor baru-baru ini.“Maka dari itu, saya selaku Kepala Badan BPBD meminta masyarakat supaya lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana yang diakibatkan curah hujan tinggi seperti, banjir, longsor dan angin kencang. “Kita juga memantau titik-titik rawan longsor yang sering terjadi di Kota Pematangsiantar khususnya di Kecamatan-kecamatan dataran tinggi, dan daerah aliran sungai yang dekat dengan pemukiman warga,†pungkasnya. (C06/y)