Samosir (SIB)- Desa Siopat Sosor Parbaba Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir merupakan desa penghasil batu-bata dengan kualitas terbaik serta pembuatannya pun melalui beberapa tahap yang cukup lama sehingga para konsumen tidak akan kecewa ketika menggunakannya.
Demikian disampaikan salah seorang pekerja bermarga Sinaga saat ditemui SIB, Kamis ( 26/11), di tempat pembuatan batu-bata Parbaba. Sinaga menjelaskan, adapun beberapa proses pembuatan batu-bata ini yaitu dimulai dari pengambilan tanah liat yang dikumpulkan pada suatu tempat, kemudian tanah liat itu dimasukkan ke dalam sebuah mesin untuk dilakukan penggilingan agar tanah liat tersebut menjadi halus.
Setelah tanah liatnya selesai digiling, selanjutnya dimasukkan ke dalam cetakan yang telah tersedia sesuai ukuran, selanjutnya dijemur ke panas matahari sekitar 2 minggu dan kemudian dibakar sekitar 3 atau 5 hari lamanya, sehingga hasil yang diberikan tidak perlu diragukan lagi.
Saat ditanya banyaknya jumlah batu-bata yang dicetak setiap harinya, Sinaga melanjutkan bahwa per hari nya mereka mampu mencetak 10000 batu-bata, dimana harga yang diberikan untuk satu buah batu-bata tersebut Rp. 350 (tiga ratus lima puluh rupiah), dengan wilayah penjualan meliputi Kabupaten Samosir, ungkapnya. (DIK/HS/d)