Warga Sumber Beji Rantauprapat Larangan Buang Sampah di Jalinsum

- Minggu, 06 Desember 2015 22:55 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/12/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Rantauprapat (SIB)- Warga Lingkungan Sumber Beji A Kelurahan Padangbulan Kecamatan Rantau Utara melarang membuang sampah sembarangan di Jalinsum H Adam Malik Rantauprapat, Jumat (4/12). Di lokasi pemakaman Sumber Beji itu, masyarakat mengajak untuk menjaga kebersihan.

Ajakan menggunakan spanduk oleh warga dikarenakan lokasi tersebut kerap dijadikan orang yang tidak bertanggungjawab untuk tempat buang sampah.

“Setiap pagi selalu banyak sampah yang dibuang orang tak dikenal. Kita takut sampah yang dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab itu mendatangkan penyakit. Apalagi lokasinya dekat dengan pemukiman warga. Makanya kita bersihkan sampah di situ dan memasang spanduk larangan,” sebut Kepala Lingkungan Sumber Beji Syarial.

Kepala Lingkungan Sumber Beji A itu mengatakan pemasangan spanduk larangan membuang sampah yang dilakukannya bersama warga sudah lama direncanakan. Sebab, selama ini katanya, setiap malam banyak orang yang tidak bertangunggjawab secara diam-diam membuang sampah rumah tangganya di pinggir Jalinsum Tikungan Pemakaman Umum Sumber Beji A.

“Selama ini kita sudah tegur orang yang sering membuang sampah di pinggir jalan itu. Tapi, teguran itu tidak pernah dihiraukan. Makanya kita pasang spanduk. Nah, jika larangan spanduk itu juga tidak dihiraukan lagi, maka siapa saja yang membuang sampah di lokasi itu Akan kita tangkap dan kita denda Rp1 juta. Agar mereka jera,” harapnya.

Dia menambahkan, pemasangan spanduk larangan tersebut merupakan langkah awal untuk menciptakan suasana gotong royong di lingkungannya. Sebab, menurutnya saat ini kesadaran masyarakat untuk melaksanakan kegiatan royong sudah mulai terkikis.

“Sudah jarang kita lihat warga melakukan gotong royong. Makanya, dengan kegiatan seperti ini menjadi contoh bagi lingkungan lain untuk menciptakan kesadaran masyarakat dalam menggalakkan kegiatan gotong royong seperti program dari pemerintah yaitu Jumat bersih,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Kadis Pasar dan Kebersihan Labuhanbatu H Kamal Ilham mengapresiasi aksi yang dilakukan warga lingkungan Sumber Beji-A. Bahkan, katanya, pihaknya siap membantu jika warga membutuhkan bantuan untuk melakukan kegiatan gotongroyong.

“Kita salut dan apresiasi. Jika warga membutuhkan alat kebersihan atau sesuatu yang sifatnya untuk membantu memperlancar kegiatan gotong royong, maka hubungi lah kami Dinas pasar dan kebersihan. Kami pasti membantu,” katanya. (D10/f)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Timbul Jaya H Sibarani: Instruksi Presiden Kumpulkan Video MBG Strategis Baca Dinamika Opini Publik Bukan Emosional

Martabe

RS Adam Malik Kampanyekan Penanganan Kanker Diikuti Puskesmas se-Kota Medan

Martabe

Ibadah Bhayangkari Cabang Kota Besar Medan, Pdt Iwan Simorangkir: Wanita Sumber Kebahagiaan dan Berkat

Martabe

Polres Simalungun Ungkap Kasus Pembunuhan Chu Wen Lee Simanjuntak

Martabe

Pegawai Pelindo Sibolga Gotong Royong Ciptakan Terminal Penumpang Bersih dan Rapi

Martabe

Dewas Minta Inspektorat Simalungun Audit Keuangan PDAM Tirta Lihou