Asahan (SIB)- Warga Dusun 1,2,3,4 Desa Tangga Kecamatan Aeksongsongan, Kabupaten Asahan meminta perbaikan jalan dan penerangan lampu. Hal itu diutarakan Sihaloho (68), Silalahi (42), Sitomurang (33) kepada SIB, Jumat (11/12).
Disebutkan, ruas jalan protokol dari Simpang jalan Provinsi Asahan- Tobasa sepanjang 3 Km sudah rusak hampir puluhan tahun". Awalnya badan jalan pernah dilapen dan dapat ditempuh roda dua dan empat dengan waktu 15 menit. Namun, setelah kondisi jalan rusak jarak tempuh menjadi 30 menit. Padahal jalan ini sarana vital bagi warga untuk mengelurkan hasil buminya seperti sawit, karet, getah, perkantoran. Disisi lain masalah penerangan lampu jalan sangat kami butuhkan keberadaannya ", sebutnya.
Warga mendesak Pemkab Asahan agar secepatnya menampung di APBD 2016. Pasalnya, warga sudah sangat menderita bertahun- tahun melintasi jalan tersebut. Parahnya lagi, saat hujan turun ruas jalan yang rusak tergenang air bercampur lumpur. " Kalau musim kemarau ruas jalan dipenuhi debu yang mengancam kesehatan dan pengguna jalan. Makanya , Camat Aeksongsongan agar membuka mata dan Dinas PU turun kelapangan, serta Pj Bupati Asahan untuk melihat penderitaan warganyaâ€, ucap warga.
Sementara Kepala Desa Tangga Muslim Siahaan saat dikonfirmasi mengatakan, jalan rusak dan penerangan lampu jalan sudah dua kali diusulkan melalui musrenbang dalam dua tahun ini. Untuk perbaikan jalan, namun sampai sekarang belum terealisasi ", sebutnya. (D20/c)