Wisatawan Keluhkan Minimnya Alat Pembatas Jalan Tomok ke Pangururan

- Minggu, 13 Desember 2015 20:30 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/12/hariansib_Wisatawan-Keluhkan-Minimnya-Alat-Pembatas-Jalan-Tomok-ke-Pangururan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Hendro Sihaloho SH
MINIM : Jalan lintas Tomok ke Pangururan yang banyak dilewati para wisatawan, namun minim terpasang alat pembatas jalan atau tembok pengamanan, Sabtu, 12 Desember 2015.
Samosir (SIB)- Kabupaten Samosir merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang banyak digemari dan dikagumi oleh para wisatawan baik domestik maupun mancanegara pada hari libur untuk dapat menikmati udara segar disertai dengan pemandangan yang indah.Namun sangat disayangkan apabila perjalanan wisata itu menjadi terganggu dan terasa mengkhawatirkan bagi para wisatawan karena fasilitas keamanan dan keselamatan di sepanjang jalan tidak sesuai dengan harapan untuk dapat bersantai sejenak bersama teman maupun keluarga.Pengamatan SIB, Sabtu (12/12 ), di sepanjang jalan Tomok ke Pangururan terlihat alat pembatas keamanan atau tembok pembatas sangat minim terpasang. Padahal di sisi kiri jalan terdapat jurang yang begitu dalam, sehingga apabila sewaktu-waktu terjadi kecelakaan, mobil yang ditumpangi bisa langsung terjun bebas ke sana.Hal ini terkesan luput dari perhatian pemerintah daerah, atau bahkan disinyalir tidak mau tahu atas pentingnya keselamatan dan kenyamanan para wisatawan. Sehinggga jika hal demikian tidak segera dibenahi, tidak menutup kemungkinan sumber pendapatan daerah maupun masyarakat akan semakin berkurang, karena wisatawan lebih mengutamakan keselamatan.Hal senada disampaikan salah seorang wisatawan dari pekanbaru Josmori, apalah artinya jika pemandangan dan kuliner yang enak disajikan namun keselamatan kami terancam ketika menggunakan kendaraan untuk berlibur. “Seharusnya fasilitas yang seperti ini, pemerintah sedini mungkin dapat berbenah lebih baik, dan secara tidak langsung ribuan bahkan jutaan wisatawan akan semakin bertambah berkunjung kemari,” ujarnya.Josmori menambahkan, selain itu kami juga berharap agar pelebaran di sepanjang jalan ini untuk tahun yang akan datang dapat terealisasi, sehingga tidak terjadi kemacetan dan menghindari terjadinya kecelakaan. (DIK/HS/f)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Cegah DBD, Lapas Labuhan Ruku Laksanakan Fogging

Martabe

Keluarga Tolak Autopsi, Polres Tapteng : Ada Benturan Benda Tumpul

Martabe

Tanggul Jebol, Warga Tukka Dievakuasi dari Banjir Setinggi Lutut

Martabe

Polres Belawan dan Jatanras Polda Sumut Bekuk 2 Pelaku Penganiayaan

Martabe

IWO Minta Polres Sibolga Kejar Aktor Intelektual Teror Bom Molotov

Martabe

Jelang Idul Fitri, Yayasan Budha Tzu Bagikan Seribu Paket Sembako di Tebingtinggi