Asahan (SIB)- Galian C marak di Desa Silomlom Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan. Warga mengharapkan penegak Perda turun ke lokasi galian untuk meninjau langsung dampak kerusakan lingkungan yang terjadi akibat galian, Rabu (13/1).Pantauan SIB di sejumlah lokasi berbeda di Kecamatan Simpang Empat, puluhan truk pengangkut tanah galian ke luar masuk Desa Silomlom dengan menggunakan jalan yang telah dihotmix.Anto (50) warga Silomlom berharap pihak penegak Perda sesegera mungkin turun ke lokasi untuk meninjau langsung dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat galian C yang diduga tak memiliki izin dari Pemkab Asahan.Indra Mora, Staf Camat Simpang Empat ketika ditemui SIB menyebutkan, pihaknya sudah bosan memberikan peringatan kepada pengusaha galian. “Kami menunggu langkah dari pemerintah kabupaten untuk menidaklanjuti masalah itu," ujar Indar Mora. (ZA/d)