Pasca Banjir, Aparat Pemkab Tapteng dan Anggota TNI Lakukan Pembersihan

*Jembatan Putus, Warga Dua Dusun Terpaksa Melalui Sungai
- Kamis, 09 Januari 2014 16:39 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/01/hariansib_Pasca-Banjir--Aparat-Pemkab-Tapteng-dan-Anggota-TNI-Lakukan-Pembersihan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB / Helman Tambunan, SH
TNI - Pemkab : Anggota TNI bersama aparat Pemkab Tapteng melakukan pembersihan sampah rongsokan banjir bandang, Rabu (8/1). Tampak Dandim 0211/TT Letkol Indra Kurnia (Pakai topi paling kiri) mendampingi anggotanya.
Tapteng (SIB)- Tiga hari pasca banjir bandang di Kelurahan Hutanabolon, Tukka, Tapanuli Tengah, aparat Pemkab bersama Personil TNI 0211/TT terus melakukan pembersihan rongsokan sampah serta endapan tanah yang mengotori fasilitas publik seperti badan jalan, parit maupun rumah ibadah.Pembersihan dikoordinir Dandim 0211/TT Letkol Indra Kurnia dengan menurunkan 50-an anggota dan Kaban Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ir Bonaparte Manurung yang menurunkan 36 anggota IRC/TRC dibantu aparat kecamatan dan kelurahan."Sekitar 50-an anggota masih tetap siaga di lokasi dan turut bergotong royong membersihkan rongsokan sampah yang terbawa banjir. Ini tugas kita yang diamanatkan undang-undang. Diminta maupun tidak diminta aparat TNI harus aksi membantu evakuasi bencana dan urusan kemanusiaan," kata Letkol Indra Kurnia kepada SIB, Rabu (8/1).Pihak BPBD sendiri menurunkan dua unit truk sampah, dua mobil pick up bencana alam, chainsaw dan dua unit mobil penyiram (mobil pemadam kebakaran). "Aparat Pemkab, TNI dan masyarakat bersama-sama melakukan pembersihan dan kita harapkan dapat selesai minggu ini," ujar Bonaparte.Ir Bonaparte Manurung yang ditanyai sebab musabab banjir bandang lebih menekankan pada tingginya curah hujan, sehingga mengakibatkan titik longsor di pegunungan di atas pemukiman penduduk Hutanabolon. Meski ia sendiri mengakui ada ditemukan kayu gelondongan terbawa arus sungai. "Ada 3 titik longsor di atas sana," kata Bonaparte seraya menunjuk arah gunung.Hingga hari ketiga pasca bencana, masyarakat Hutanabolon dilaporkan dalam kondisi baik. Hanya beberapa warga yang rumahnya hancur dihantam banjir berharap ada bantuan perbaikan dari Pemerintah. "Itupun sudah kita lakukan pendataan untuk dilaporkan ke pimpinan," kata Camat Tukka, Maharni Sitompul SH kepada SIB.Sejauh ini pihaknya juga sudah melakukan pendataan kerusakan atas musibah banjir bandang, seperti irigasi yang jebol, persawahan, serta barang milik warga yang hilang. Sementara dapur umum serta posko kesehatan dan tanggap darurat masih tetap diberlakukan hingga waktu yang tidak ditentukan.Akibat banjir bandang, Dusun Pondok Bambu Hutanabolon yang dihuni 30 KK dengan 1 Gereja BNKP serta dusun Hutaimbaru Hutanabolon yang dihuni sekitar 40 KK dengan 1 Gereja Katolik terisolir karena jembatan penyeberang putus dihantam banjir. Akses sementara warga untuk beraktifitas harus menyeberangi sungai.BANTUANGuna meringankan penderitaan warga Hutanabolon yang mengalami bencana alam, PDIP Tapanuli Tengah memberikan bantuan beras serta makanan siap saji yang diterima petugas dapur umum tanggap darurat bancana yang disediakan Pemkab Tapteng bersama masyarakat.Bantuan diserahkan Ketua PAC PDIP Tukka, Doharman Tambunan didampingi tokoh masyarakat Gibson Sinaga diterima Kepala Lingkungan IV Anggiat Maruba Sibuea serta petugas  dapur umum Miarni br Panggabean, Rabu (8/1).Doharman yang merupakan calon anggota DPRD Tapteng mengatakan dengan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban yang dihadapi masyarakat Hutanabolon. Dan dia pun berharap supaya masyarakat dapat segera pulih dari beban trauma untuk kembali beraktifitas. "Semoga musibah seperti ini tidak terjadi lagi ke depan," pungkasnya. (E5/q)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Mabes TNI AD Kerahkan Alat Berat dan Puluhan Kenderaan Percepat Pemulihan Tapteng

Martabe

MTMD Sergai Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Banjir Aceh Tamiang

Martabe

Menhut Terapkan Moratorium Penebangan Kayu Imbas Bencana Banjir Sumatera

Martabe

Sebulan Pascabanjir, Hampir 90 Persen Fasilitas Kesehatan di Aceh Tamiang Rusak

Martabe

Tidak Mampu Kelola Informasi di Masyarakat, FKDM di Deliserdang akan Dievaluasi

Martabe

12 Ahli Waris Korban Meninggal Dunia Bencana Banjir di Agara Dapatkan Santunan