Tapteng (SIB)- Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pandan, Resort Tukka, Distrik IX Sibolga, terus berbenah untuk menjadi gereja ikon wisata rohani di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Salah satu langkah yang diambil dengan melanjutkan pembangunan yang sudah dirancang sebelumnya.
Gereja direncanakan berlantai dua dengan perpaduan artistik modern dan klasik."Biaya pembangunan dikalkulasi mencapai Rp 5 miliar, dan tahap sekarang sudah memasuki pondasi dan tiang serta slot beton lantai dua,"kata Ketua Pembangunan, Drs Kolose Harahap kepada SIB di Pandan, Senin (15/2).
Dengan biaya yang besar, Kolose mengaku menggalang dana dari swadaya jemaat setiap bulannya. Panitia selalu mengemas partisipasi umat lewat berbagai acara maupun janji iman, seperti pada hari Minggu (14/2) kemarin, panitia membuat lelang koor dan lelang makanan yang disumbangkan jemaat sendiri, dengan dana yang terkumpul Rp 46 juta Meski demikian, panitia, ucap Kolose, masih mengharapkan bantuan donatur untuk merampungkan pembangunan gereja.
"Kami tidak melihat besar kecilnya bantuan yang diberikan donatur, panitia akan sangat berterimakasih kepada setiap orang yang memberikan sekecil apapun bantuannya,"sebutnya. Kolose mengapresiasi partisipasi Kadis Pertanian Pemkab Tapteng, Dompak Simanjuntak SPMM yang membantu lelang koor dan lelang makanan hingga Rp 10 juta.
"Uang sebanyak itu bisa kita manfaatkan untuk gaji tukang selama 2 minggu,"tukasnya. Sementara, Dompak kepada SIB mengaku akan selalu membuat yang terbaik kepada gereja - gereja di Tapteng, dan dirinya juga sudah berencana mengunjungi beberapa gereja yang sedang melaksanakan pembangunan.
"Kita sudah diberi kesehatan oleh Tuhan, karenanya kita patut bersyukur dengan membantu pembangunan "Rumah Tuhan" itu,"kata Dompak, yang dielu-elukan masyarakat untuk maju di Pilkada Tapteng berpasangan dengan Sukran Tanjung itu.(E05/c)