Medan (SIB)- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan melakukan pembasmian nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah di 21 kecamatan secara serentak Jumat (10/4).
Kegiatan yang berlangsung secara besar-besaran tersebut menurut kepala Dinas Kesehatan Kota Medan drg Hj Usma Polita untuk mengantisipasi siklus lima tahunan DBD yang jatuh pada tahun 2015 ini sekaligus menekan jumlah penderita demam berdarah di Kota Medan
"Kita harus waspada, dalam hal ini kita lakukan fogging fokus terhadap daerah yang terdapat kasus DBD, untuk memaksimalkan program pemberantasan nyamuk aedes agypti ini jajaran kepling sekota Medan sudah kita gerakkan untuk perang terhadap nyamuk penyebab DBD tersebut dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat bagi warga," ujar Usma di sela-sela kegiatan.
Perang terhadap perkembangan nyamuk aedes agypti ini dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif dengan membagi tim di setiap kecamatan sehingga diharapkan bisa lebih efektif. Setiap kecamatan dibackup oleh petugas dari dinas kesehatan yang bekerja sama dengan pihak kecamatan dan Puskesmas.
Untuk wilayah Medan Area, pemberantasan sarang nyamuk dipimpin drg Usma Polita di dampingi Kepala Bidang PMK Dinkes Medan Masrita Tobing, serta Camat Medan Area M Ali Sipahutar beserta Kepala Puskesmas sekecamatan Medan Area.
Sementara itu Camat Medan Area M Ali Sipahutar menekankan pada jajarannya untuk ikut serta dalam menyukseskan kegiatan pemberantasan perkembangan nyamuk DBD. Dia juga mengajak warga berperan aktif melakukan pembersihan lingkungan masing-masing.
"Intinya bagi warga kita tanamkan prilaku hidup bersih dan sehat. Karena masalah lingkungan ini tidak hanya dari sektor kesehatan saja. Tetapi prilaku kita lah yang paling mendukung. Agar setiap rumah menjaga kebersihannya, sehingga semua penyakit bisa dicegah," ujar alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri ini. (Dik-DH/ r)