Medan (SIB)- Pihak Observatorium Ilmu Falak (OIF) UMSU berencana menggelar salat Gerhana Matahari Total (GMT) pada Rabu (9/ 3). Selain itu, OIF UMSU juga sudah mulai membagikan kacamata matahari untuk melihat fenomena alam tersebut. Rektor UMSU, Dr Agussani MAP mengatakan, OIF membagikan kacamata dan akan mempersiapkan fasilitas untuk salat gerhana. "Awalnya kita persiapkan 500 kacamata untuk dibagikan ke masyarakat, namun ternyata kurang. Kami akan memperbanyak lagi kacamata untuk dibagikan Rabu," kata Agussani, Senin (7/3). Dikatakannya, banyaknya permintaan dari masyarakat yang ingin menginap di kampus Pascasarjana UMSU mengingat GMT yang terjadi di Medan tepat jam 06.00 WIB. "Kita masih pertimbangkan permintaan masyarakat dan jam 06.00 WIB kampus ini sudah dibuka," katanya. Sementara Kepala OIF UMSU, Dr Arwin Juli Rakhman Butar-Butar menjelaskan, pengamatan gerhana matahari sangat berbahaya apabila tidak menggunakan kacamata. "Besarnya radiasi yang diterima oleh mata bisa mengakibatkan kebutaan. Makanya kita bagikan kacamata ini untuk melihat gerhana," katanya. 9 UNIT TELESKOP Menyambut gerhana matahari total OIF UMSU mempersiapkan alat-alat seperti teleskop dan alatalat lainnya untuk mengamati fenomena alam ini. Agussani mengatakan pihaknya telah mempersiapkan fasilitas untuk melihat gerhana di kampus mereka yang berada di Jalan Denai. "Kita akan lihat gerhana nanti di lantai 7, tepatnya di kantor OIF, baik dari masyarakat, perguruan tinggi, dan sekolah untuk dapat menyaksikan gerhana," katanya. Dijelaskannya, pihak OIF juga telah mengadakan simulasi peristiwa gerhana matahari dengan melihat peredaran matahari dan bumi. "Ada 9 unit teleskop yang dikeluarkan tim OIF. Semuanya sudah dilengkapi dengan filter matahari untuk melihat momen gerhana nanti," katanya. (A01/f)