Sergai (SIB)- Dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman disintegrasi bangsa, sejumlah tokoh lintas agama se-Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) mengikuti doa bersama yang digelar di Mapolres Sergai di Sei Rampah, Jumat (2/12).Hadir dalam kegiatan tersebut, Wabup Sergai Darma Wijaya, Kapolres AKBP Eko Suprihanto beserta jajarannya, Ketua DPRD H Syahlan Siregar ST, Kajari Erwin Panjaitan SH, Pabung 0204/DS Mayor Inf Sukaraito, Asisten I Drs Ramses Tambunan MSi, Kabag Humasy Drs Benny Saragih MM, para pemuka agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.Wabup Darma Wijaya dalam sambutannya mengemukakan, hari ini seluruh elemen masyarakat Sergai melakukan doa bersama agar kesatuan NKRI tetap terjaga keutuhannya dan dijauhkan dari segala rongrongan dari luar maupun dalam negeri. Masyarakat Tanah Bertuah Negeri Beradat, ujarnya, berkomitmen saling menjaga nilai-nilai kebhinnekaan dalam bingkai NKRI.Sementara, Ketua MUI Sergai KH Lukman Yahya mengemukakan, semuanya bisa duduk bersama dengan agama lain yang dilindungi pemerintah. "Kita bisa buktikan pada acara doa bersama ini yang menunjukkan keberagaman, keanekaragaman, sudah dipahami betul oleh masyarakat Sergai. Meski beda keyakinan, beda bahasa dan budaya tetapi kita tetap dipersatukan dalam Bhinneka Tunggal Ikaan. MUI mengajak kita semua hidup dalam satu hati dan memelihara keutuhan NKRI dari gangguan yang datang dari dalam maupun luar," tegasnya. Sebelumnya, Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto mengapresiasi para undangan, meskipun pada hari itu diguyur hujan namun tetap hadir pada acara ini. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Sergai menjunjung keberagaman. "Mari bersama-sama menjaga suasana agar tetap kondusif. Dengan kekuatan doa semoga Tuhan dapat mengabulkan semua permohonan kita. Saat ini kita sedang diuji dengan berbagai macam persoalan, jangan sampai kita terprovokasi hingga membuat kita terpecah-belah," ucap Kapolres. (A-26/f)