Medan (SIB)- Dinas Perhubungan Kota Medan menggelar Apel Bersama dengan Satlantas Polrestabes Medan di Halaman Parkir Terminal Pinang Baris Medan, Jumat (3/3) untuk mensosialisasikan keselamatan berlalulintas kepada seluruh masyarakat di Kota Medan, baik kepada jajaran aparatur maupun masyarakat luas.Sosialisasi itu dalam rangka mendukung kegiatan Operasi Simpatik Toba 2017 Polri untuk memberikan pemahaman masyarakat Kota Medan terhadap pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berlalulintas.Wali Kota Medan yang diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat menyebutkan Pemerintah Kota Medan siap mendukung program Polri dalam penyelenggaraan Operasi Simpatik Toba 2017."Sosialisasi Keselamatan Berlalulintas ini menunjukkan sinergitas hubungan Pemko Medan dengan Polrestabes dalam menyelenggarakan program pembinaan kepada masyarakat dalam kegiatan berlalulintas. Secara simultan kita akan berikan pemahaman kepada masyarakat Medan terhadap pentingnya aman dalam berlalu lintas," ucap Renward.Untuk itu Renward menyambut baik sosialisasi kepada personil Dinas Perhubungan yang akan terlibat dalam pelaksanaan Operasi Simpatik Toba. Hal ini akan memberikan pemahaman dahulu kepada personil mengenai ketentuan keselamatan berlalu lintas yang baik dan benar sehingga pelaksanaan tugas nantinya berjalan efektif.Kadis Perhubungan Kota Medan ini juga mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan asas-asas keselamatan diri dalam berlalulintas, tetap mematuhi ketentuan standar penggunaan kendaraan bermotor, serta mematuhi ketentuan peraturan lalu lintas telah ditetapkan.Sosialisasi itu diikuti oleh ratusan personil Dinas Perhubungan Kota Medan dengan mengikuti arahan dan instruksi dari instruktur Satlantas Polrestabes Medan terhadap teknik berkendara yang baik dan benar. Nantinya petugas Dinas Perhubungan turut membantu mensosialisasikan program keselamatan berlalulintas kepada masyakat luas di lapangan.Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Indra Warman mengungkapkan Operasi Simpatik Toba 2017 bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas terhadap Undang-Undang Lalulintas dan Angkutan Jalan (UU LAJ), termasuk juga anggota TNI, Polri dan ASN dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif disertai penegakan hukum secara selektif prioritas.Operasi Simpatik Toba 2017 itu berlangsung selama 21 hari mulai 1-21 Maret mendatang di seluruh wilayah Sumatera Utara. "Dengan adanya penindakan dan pembinaan yang berjalan selama Operasi Simpatik Toba benar-benar menimbulkan kesadaran masyarakat agar tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku. (A07/f)