Sosialisasi Melawan Narkoba dan Anti Kekerasan di ATKP Medan

Kepala BNNP Sumut : Masyarakat Enggan Laporkan Peredaran Narkoba Karena Takut Jadi Saksi

- Selasa, 07 Maret 2017 12:13 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir032017/hariansib_Kepala-BNNP-Sumut---Masyarakat-Enggan-Laporkan-Peredaran-Narkoba-Karena-Takut-Jadi-Saksi.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
TANDATANGANI MOU : Kepala BNNP Sumut Brigjend Pol Andi Loedianto dan Direktur ATKP Medan Rajokki Aritonang menandatangani MoU kerjasama pemeriksaan Narkoba dalam sosialisasi melawan narkoba dan anti kekerasan di Medan, Senin (6/3).
Medan (SIB)- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara, Brigjend Pol Andi Loedianto, mengatakan, masyarakat masih enggan melaporkan adanya peredaran Narkoba di lingkungannya karena takut dijadikan saksi di persidangan. Akibatnya, laporan peredaran Narkoba dari masyarakat sangat minim.Hal itu dikatakannya di hadapan ratusan taruna-taruni Akademi Teknik Keselamatan dan Penerbangan (ATKP) Medan, saat menyosialisasikan melawan Narkoba dan anti kekerasan, di kampus tersebut, Senin (6/3)."Ada pola pikir masyarakat yang enggan melapor karena takut dijadikan saksi. Seperti di Kampung Kubur, awalnya masyarakatnya tidak mau melaporkan. Sehingga  di sana dibiarkan menjadi sarang dan tempat peredaran Narkoba," ujarnya.Menurutnya, masyarakat harus bersama-sama melawan dan melaporkan untuk mencegah peredaran Narkoba. Berbagai upaya pun dilakukan untuk meminimalisir seperti proses hukum serta sosialisasi. "Kita selesaikan bersama melalui pencegahan. Seperti sosialisasi dan tes urine di lembaga atau instansi terkait. Karena Narkoba sudah menjadi kejahatan yang luar biasa dan terorganisir," katanya.Dia mengatakan, dalam kurun waktu dua bulan tahun ini, pihaknya sudah mencegah peredaran Narkoba dengan menyita hampir 200 kilogram sabu-sabu di Sumatera Utara. Saat ini, lanjutnya, memang yang diberantas pengedar dan bandar Narkoba dan belum pengonsumsinya."Barang itu (Narkoba)akan tetap ada karena masih ada yang beli yakni masyarakat, sehingga  BNN sangat memprioritaskan dan mendukung pencegahan Narkoba," katanya.Direktur ATKP Medan, Rajokki Aritonang menambahkan, pihaknya ingin menciptakan kampus bebas Narkoba dan kekerasan dengan melakukan berbagai upaya pencegahan seperti pemeriksaan urine seluruh civitas akademik. Apabila ditemukan ada menggunakan barang haram itu, maka akan ditindak tegas sesuai  hukum yang berlaku.Tak hanya itu, katanya, untuk menghindari kekerasan yang terjadi di lingkungan kampus, pihaknya bekerjasama dengan berbagai pihak seperi TNI Lanud, kepolisian dalam hal mendidik dan mengasuh taruna-taruni. "ATKP terus berupaya mencegah, apalagi saat ini ATKP menuju perubahan menjadi Politeknik Penerbangan Sumatera Utara," jelasnya.Ketua Dharma Wanita Kementerian Perhubungan, Andajani Setiasih mewakili ibu asuh taruna-taruni, Endang Budi Karya Sumadi yang hadir dalam kegiatan itu, memaparkan Narkoba dan kekerasan harus serius ditangani. Pasalnya, penyalahgunaan Narkoba semakin meningkat yang menyebabkan perilaku-perilaku menyimpang para generasi penerus bangsa."Jika ini tidak dicegah maka generasi tangguh dan cerdas hanya tinggal kenangan. Narkoba merupakan ancaman dan kejahatan nyata yang harus ditangani serius," katanya. (R19/d)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Pedagang di Tapteng Sebut Harga Komoditas Belum Stabil

Medan Sekitarnya

Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ringkus 718 Tersangka Narkoba. Sita 156 Kg Sabu

Medan Sekitarnya

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Selama Ramadhan

Medan Sekitarnya

Ramadan 1447 H, Pemkab Labura Ajak 8 Ustadz Kunjungi Delapan Masjid

Medan Sekitarnya

Sungai Simanggar Alami Sedimentasi, Bupati Batubara Minta Penanganan Cepat PSDA Provinsi Sumut

Medan Sekitarnya

Sebulan Diburon, Polsek Tanjungmorawa Tangkap Pelaku Curanmor