Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Ajak Remaja Dewasakan Usia Perkawinan

- Selasa, 25 April 2017 11:21 WIB
Medan (SIB) -Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut)  Temazaro Zebua mengajak para remaja lebih mendewasakan usia perkawinan pada  aksi simpatik Generasi Emas (GENRE) Sumut 2017 di Lapangan Pertiwi, Jalan Pembangunan, Pulo Brayan Kota, Sabtu (22/4) pagi.Dikatakan Temazaro, BKKBN mempunyai program pembangunan keluarga bernama Genre kepada  remaja supaya menghindari prilaku yang beresiko melalui peningkatan pengetahuan terhadap kesehatan reproduksi dan mengatakan tidak pada seks pra nikah, tidak pada nikah dini dan tidak pada penyalahgunaan narkoba."Program itu terus dipromosikan di kalangan remaja, dalam rangka mewujudkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) ke depan. Maka sangat dibutuhkan persiapan sebelum melakukan pernikahan," katanya.Karena itu, Temazaro mengajak para remaja untuk mendewasakan usia perkawinan, bagi wanita menikah minimal berusia 21 tahun dan bagi pria minimal berusia 25 tahun. "Karena itu, dari sekarang kita harus persiapkan betul para remaja kita, agar mereka benar-benar menjadi SDM yang berkualitas dan kita bisa pastikan bonus demografi membawa kemajuan, bukan menjadi bencana demografi," katanya.Lebih lanjut, Temazaro menyampaikan pihaknya sudah membentuk pusat informasi dan konseling remaja di sekolah serta  di tengah-tengah masyarakat. Tentunya itu akan merupakan wadah para remaja untuk menyampaikan informasi berkaitan dengan kehidupan reproduksi. Dengan pengetahuan, menurutnya para remaja dapat melewati 5 transisi kehidupan remaja yakni, kepastian mendapat pendidikan dan skil yang baik, bisa mendapat pekerjaan yang layak dan baik, menikah di usia dewasa, menjadi anggota masyarakat yang baik dan mempraktekkan prilaku hidup sehat."Ini adalah prinsip dan syarat utama di dalam menyongsong bonus demografi. Diperkirakan pada 2020-2035, Indonesia termasuk Sumatera Utara akan berada pada posisi jumlah tenaga kerja produktif cukup banyak. Sedangkan beban ketergantungan sedikit yaitu mereka yang berusia di bawah 15 tahun dan di atas 65 tahun. Kita tanamkan pada remaja, kalau ingin maju, perlu mempraktekan keluarga kecil bahagia sejahtera," ujarnya. (A-05/f)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Dorong Jeruk Karo ke Pasar Dunia, Pemkab Karo Bahas Hilirisasi Berbasis Smart Cold Storage

Medan Sekitarnya

Pemprov Sumut Raih UHC Award Kategori Pratama dari Pemerintah Pusat

Medan Sekitarnya

BUMNag Pematang Doha Panen Perdana 11 Ton Jahe

Medan Sekitarnya

Dinkes Sumut Pastikan Pembiayaan Bayi ANZ di RS Adam Malik Ditanggung Pemerintah Provinsi

Medan Sekitarnya

Polres Simalungun Peringati Isra Mi'raj 1447 H

Medan Sekitarnya

IRT di Batubara Desak Polisi Tangkap Terduga Pelaku Cabul Anaknya