Medan (SIB)- Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan Hasyim mengatakan, pemerintah harus menstimulasi kesejahteraan guru agar para pendidik memiliki semangat mencerdaskan anak bangsa. Pasalnya di era globalisasi ini para guru non PNS (guru honor) makin banyak di Kota Medan, tapi gajinya tidak seimbang dengan kebutuhan hidupnya."Gaji mereka di bawah Upah Minimum Kota (UMK), baik yang mengajar di sekolah negeri maupun di sekolah-sekolah swasta. Bagaimana mereka memiliki semangat mengajar kalau kebutuhan perut para guru masih pas-pasan, mereka juga perlu buku untuk meng-update pengetahuan mereka, tentu itu pakai biaya," ucap Hasyim kepada wartawan, Selasa (2/5) didampingi bendahara Fraksi Paul MA Simanjuntak SH terkait Hari Pendidikan Nasional.Dia mengkilas balik bagaimana guru pada zaman dahulu begitu memiliki militansi yang tinggi untuk mencerdaskan anak didiknya. Seluruh pengetahuannya sungguh-sungguh dicurahkan untuk murid dengan harapan anak didiknya kelak berhasil. Sekarang pun, kata dia, militansi itu masih ada, tapi tidak meningkat secara signifikan, karena kebutuhan hidup makin tinggi sedangkan gaji tidak sebanding.Di Medan, kata Hasyim, sekolah-sekolah menjamur, ada sekolah negeri, ada swasta yang mewah dengan uang sekolah yang mahal ada pula swasta biayanya terjangkau tapi jumlah muridnya sedang. Orang tinggal memilih mau memasukkan anaknya ke sekolah mana. Hanya saja guru-guru honor baik di swasta maupun negeri kebanyakan mendapat gaji rendah. Sedangkan guru PNS juga mendapat gaji dari kompetensi guru."Padahal tujuan para guru swasta dan negeri adalah sama-sama mencerdaskan muridnya, mengeluarkan pengetahuannya agar murid memiliki pengetahuan sampai di hari tuanya. Kita harapkan Hari Pendidikan Nasional jangan berlalu begitu atau sekedar acara seremonial upacara bendera. Tapi mesti ada kilas balik dan evaluasi sudah bagaimana pendidikan kita, sudah bagaimana nasib para guru," terang Hasyim.Stimulasi para guru, kata Hasyim, bisa dianggarkan di APBD, baik untuk honor di sekolah negeri maupun swasta. Perkembangan sekolah-sekolah harus menjadi perhatian Pemko agar kegiatan belajar mengajar bisa berjalan dengan baik sehingga semua sekolah bisa mengeluarkan lulusan yang berilmu, cerdas serta berkarakter baik. (A10/q)