Medan (SIB) -Seratusan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Medan (Solmed) menggelar aksi demo di depan Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Senin (22/5) siang, guna mendesak supaya dihentikan refresifitas serta membebaskan 3 aktivis mahasiswa yang ditahanPantauan SIB, massa mahasiswa yang dikawal puluhan petugas kepolisian itu lebih dahulu longmarch secara tertib dan damai dari kampus Universitas HKBP Nommensen (UHN) sembari meneriakkan tuntutannya. Setibanya di depan Mapolrestabes, para mahasiswa yang membawa poster-poster dan spanduk langsung duduk di jalan.Koordinator aksi, Mukmin dalam orasinya mengkritisi penggerebekan sekretariat Formadas. Para mahasiswa menuntut untuk mewujudkan demokrasi sejati, berikan kebebasan berpendapat, berkreasi dan berorganisasi serta wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, demokratis dan bervisi kerakyatan."Hentikan teror intelijen di sektor kampus dan sekretariatan organisasi mahasiswa. Tegakkan UU Pers No 40 Tahun 1999, usut tuntas pelanggaran HAM di Indonesia, hentikan pembungkaman demokrasi terhadap gerakan rakyat dan mahasiswa. Serta mendesak untuk mencopot Sandi Nugroho sebagai Kapolrestabes Medan," pintanya.Amatan wartawan, setelah berorasi, seratusan mahasiswa kembali bernyanyi dan berteriak guna menyampaikan tuntutannya di depan pintu masuk Mapolrestabes Medan. Sedangkan petugas kepolisian yang berjaga tetap berada di gerbang pintu masuk Mapolrestabes. Setelah itu massa membubarkan diri secara tertib. (A16/f)