Medan (SIB)- Mantan Wagubsu Lundu Panjaitan SH MA memimpin ibadah penghiburan untuk keluarga yang dilaksanakan Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) 1994-1999 Drs Pieter Sibarani di era kepemimpinan Gubsu Raja Inal Siregar, Minggu (11/6) di Medan. Pria kelahiran 19 Maret 1938 itu wafat pada Jumat (9/6) setelah dirawat sekira 3 tahun karena sakit parkinson.Dalam ucapannya, Lundu Panjaitan mengatakan, berteman dengan almarhum yang disapa Op Halomoan Doli tersebut sejak 1968 sebagai abdi negara. "Kami dulu sama-sama gagah, tapi almarhum lebih beruntung. Itulah sebabnya dapat memersunting inong Adelaide Br Pardede yang cantik dan pintar," ujarnya didampingi para purnawira di antaranya mantan Sekdaprovsu DR RE Nainggolan MPA, mantan Plt Bupati Nisel Nabari Ginting dan mantan pejabat BPDSU (sekarang) Bank Sumut RD Siburian SE,Semasa hidupnya, menurut Lundu Panjaitan, Pieter Sibarani tak hanya seorang idealis dalam sikap dan pendirian namun menjadi pimpinan berintegritas. "Buktinya, ketika ada masalah dapat diselesaikan dengan berpijak pada peraturan namun win-win solution," ujarnya.RE Nainggolan memuji Pieter Sibarani yang kukuh teguh dengan peraturan tapi mampu merangkul semua golongan. Bahkan, lanjutnya, almarhum begitu kuatnya dalam iman kekristenan hingga memrioritaskan urusan memuliakanNya ketimbang kepentingan pribadi.RD Siburian mengatakan, almarhum adalah pria yang supel bersahaja dalam pergaulan. "Padahal, di eranya, jabatan wakil gubernur itu mentereng namun bersahabat dengan semua kalangan," ujar putra pendiri Gereja Pentakosta Pdt Ev Lukas Siburian itu sambil mengatakan bahwa pribadi almarhum sangat memesona.Dalam rombongan purnawira tersebut, RD Siburian adalah yang paling senior karena usianya melebihi 80 tahun. "Kami rekan sejawat almarhum berharap langkah dan perjuangannya dilanjutkan inong dan boru-anaknya," harapnya.Ir Eric PD Aruan MM yang didampingi boru almarhum, Ny Magdalena Linda Leonita Sibarani SE MSi, mengucapkan terimakasih atas kehadiran para purnawira. "Kami berharap, kemesraan dan silaturahim yang terajut selama ini tetap terjaga, meski tanpa ada simatua kami," ujarnya.Pieter Sibarani meninggalkan seorang istri, Dra Adelaide Pardede dan 4 boru yang seluruhnya sudah menikah yakni Drg E Hanna Sibarani (Ny Ir Dante Sinaga), Magdalena Sibarani (Ny Eric Atruan), Lydia Triputri Sibarani SSos (Ny Ir Reinhard Sidharta Simanjuntak) dan Grace Rosari Christiani Sibarani (Ny Dr Budiman Sinaga SH MH) serta 8 cucu.Eric Aruan mengatakan, jasad mertuanya diagendakan dimakamkan di Taman Eden Tanjungmorawa pada Senin (12/6). (R10/h)