Sergai(SIB)- Ritual "Jamu sawah" atau kenduri adalah ungkapan syukur pada Tuhan agar hasil panen berlimpah dan dijauhkan dari bencana. Hal itu disampaikan Bupati Soekirman pada acara jamu sawah yang dirangkai panen padi perdana di Desa Kayubesar Kecamatan Bandarkalipah Serdangbedagai, Senin (14/8).Didampingi Kadis PMD ( Pemberdayaan Masyarakat Desa) Dimas Kurnianto, Wakil Ketua DPRD Sergai Defriati Tamba, sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), kepala desa, camat dan Muspika Bandarkalipah, bupati memberi apresiasi dan merasa bangga dapat bertatap muka dengan ratusan warga petani sawah.Masyarakat Kecamatan Bandarkalipah dan hinterlandnya patut bersyukur dengan rampungnya pembangunan bendungan Bajayu (Batak Jawa dan Melayu) di daerah ini. Sebab, dengan tersedianya pengairan, tanaman padi dan sayur - sayuran akan tumbuh baik dan meningkatkan hasil panen, sehingga kecamatan ini mendulang produksi padi agar Kabupaten Sergai tetap bisa bertahan sebagai lumbung padi di Sumatera Utara."Kalau hasil panen meningkat, masyarakat akan hidup sejahtera.Oleh sebab itu, mari tetap menjalin persatuan dan kesatuan seraya menjaga keamanan dan ketertiban agar terjaga suasana aman dan kondusif," pungkas bupati. (C7/l)