Warga Keluhkan Jalan Dr Mansyur Medan Macet Parah, Mobil Pedagang Menyemak

- Minggu, 27 Agustus 2017 11:26 WIB
Medan (SIB) -Warga Kota Medan dari berbagai kalangan mengeluhkan kondisi Jalan Dr Mansyur mulai sepanjang depan kampus USU hingga simpang Setiabudi, karena kondisi kian macet . Barisan armada dagangan musiman pun menyemak dan memersempit jalur dan arus lintasan setiap harinya."Lajur parkir di sepanjang Jalan Dr Mansyur ini kan sifatnya untuk parkir sesaat bagi kendaraan yang melintas reguler, apakah itu armada angkutan kota atau mobil-mobil pribadi yang hanya berhenti untuk kebutuhan tertentu, bukan untuk parkir permanen selama 24 jam bagi para pedagang musiman yang menggunakan mobil untuk berjualan," ujar salah satu warga M Pane yang rutin melintasi jalan itu kepada SIB, baru-baru ini. Parahnya lagi lanjut Pane, para pedagang di lajur-lajur parkir itu malah memajang plang merek produknya  hingga memakan sebagian badan jalan sehingga rawan tersenggol atau tertabrak kenderaan yang melintas. Pemko Medan harus menelusuri hal ini, kalau kendaraan milik para pedagang itu harusnya dikategorikan parkir sembarangan karena tidak ada rambu parkir di lokasi itu. Kalau perlu tiru Pemko DKI Jakarta, angkut derek semua kendaraan yang parkir sembarangan itu," ucap Tulus Sitompul, seorang PNS.Selain macat yang diperparah menyemaknya armada dagangan musiman yang sewaktu-waktu bisa beranjak dengan dalih baru parkir ketika ada razia  Satpol PP, kondisi Jalan Dr Mansyur saat ini juga kian semraut karena sedang terjadi rambahan lumpur-lumpur parit akibat penggalian parit untuk perbaikan drainase.Keluhan warga juga bertambah karena sering mobil non-pedagang yang sedang parkir menjadi sasaran razia, karena mayoritas pedagang musiman atau dadakan itu, menggunakan mobil pribadi (plat hitam) yang mengangkut dan menjajakan berbagai jenis produk dagangan seperti es krim, roti dan kue-kue basah, pakaian, dan sebagainya.Sementara para pedagang yang menggunakan gerobak dorong manual, dinilai mengganggu karena harus merangsek ke gang-gang kompleks pemukiman, kampus bahkan ke depan kantor-kantor sekitar, bila terjadi aksi main alip atau kucing-kucingan dengan pasukan Satpol PP setiap kali razia. (A04/c)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Pemulihan Bencana di Tiga Provinsi Ditargetkan Selesai Tahun 2029

Medan Sekitarnya

Angin Kencang Rusak Sejumlah Rumah di Tiga Dolok

Medan Sekitarnya

Pedagang Musiman Ramai Jajakan Makanan dan Minuman Berbuka Puasa di Jalan Dr Mansyur Medan

Medan Sekitarnya

Jaksa Agung Turun ke Sumut, Cek dan Pastikan Pelayanan Berjalan Profesional dan Berintegritas di Sumut

Medan Sekitarnya

Wali Kota Medan Resmi Buka Ramadan Fair XX

Medan Sekitarnya

Tuntutan Massa Gol, Rico Waas Tarik Surat Edaran, Pedagang Diperbolehkan Jualan Lagi