Medan (SIB)- Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Panitia Pesta Olob-olob GKPS Resort Polonia Medan seperti memfasilitasi anak-anak panti asuhan memperoleh pelatihan keterampilan.Hal itu disampaikannya saat bertemu dengan Panitia Pesta Olob-olob GKPS Resort Polonia di antaranya Ketua Umum John Sari Haloho, Sekretaris Umum Mahaitin Sinaga, Pdt Jeddy Saragih MTh Penasehat Drs Godfried Effendi Lubis MM, Dame Dumasari Hutagalung, Merry Purba, Eva Lusiana Damanik, Era Barus dan Huger Saragih, di kantor Wali Kota Medan. Disebutkannya, dengan keterampilan yang dimiliki, anak-anak itu akan lebih mandiri dan siap membuka lapangan pekerjaan sendiri.Saat ini saja, banyak anak-anak yang hanya memperoleh pendidikan umum sehingga lebih banyak bergantung pada penyedia lapangan pekerjaan. Memfasilitasi anak-anak panti asuhan merupakan ibadah dan juga wujut dari pekerjaan mulia.Wali kota juga mengapresiasi rencana panitia yang mewajibkan jemaat menggunakan busana Simalungun pada perayaan puncak 17 September 2017. Disebutkannya, GKPS harus turut mengangkat budaya dalam setiap kegiatannya. GKPS adalah gereja yang awalnya berdiri di tanah Simalungun. Budaya masyarakat, termasuk Simalungun sudah ada sejak zaman dahulu kala, sebelum masuknya agama. Karenanya GKPS harus memperlihatkan keikutsertaannya dalam melestarikan nilai-nilai budaya khususnya Simalungun.Sementara itu, Ketua Umum Panitia John Sari Haloho didampingi Penasehat Godfried Effendi Lubis MM kepada SIB mengatakan, olob-olob ini merupakan wujud peringatan masuknya Injil ke Simalungun yang dibawa Pdt August Theis tahun 1903. Perayaan ini merupakan pesta olob-olob yang ke-114 tahun, yang perayaannya diikuti 4 gereja yaitu jemaat GKPS Padang Bulan, Hang Tuah, Tanjung Rejo dan Solagrasia, dengan jumlah jemaat sekira 1.200 orang.Di samping aksi sosial tersebut, sejumlah kegiatan telah dilakukan panitia seperti aksi Sembako murah, Festival Vocal Group Bapa dimana yang menjadi pemenang adalah Sektor 6 Makedonia GKPS Padang Bulan. Dalam waktu dekat ini, panitia juga melakukan aksi donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis serta Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), ujarnya mengakhiri. (A13/c)