Lubukpakam (SIB) -Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Anom Kuswulan Dono mengungkapkan sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Pemkab Deliserdang atas penambahan tinggi tembok ukuran 2.5 meter x 500 meter sekeliling Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lubukpakam, Selasa (7/11) sore di ruang kerjanya.Menurut Anom, penambahan ketinggian pembangunan tembok di Lapas Lubukpakam itu sangat berarti buat pihaknya. Sehingga memperkecil upaya warga binaan untuk melarikan diri dari Lapas Lubukpakam."Upaya melarikan diri oleh warga binaan sudah dapat kita minimalisir di Lapas Lubukpakam. Bantuan Pemkab Deliserdang melalui Dinas Perkim sangat berarti bagi pihak kami," terang Anom.Selain penambahan bangunan tembok yang saat ini sudah setinggi 6 meter, Anom juga menyebutkan pihaknya tetap melakukan monitoring secara kontiniu pada malam hari di setiap ruangan warga binaan. Monitoring itu dilakukan dengan menyita seluruh peralatan yang dilarang dipakai di Lapas Lubukpakam."Ribuan HP dan senjata tajam sudah kita sita dari kamar warga binaan. Penyitaan HP dan penggeledahan bertujuan untuk memutus mata rantai terhadap warga binaan yang masih terlibat narkoba dari pihak luar Lapas dan pertikaian bagi warga binaan sendiri," terangnya.Kendala yang dialami saat ini, jumlah warga binaan yang tertampung di Lapas Lubukpakam sebanyak 1499 orang, sedangkan daya tampung 350 orang. "Akibat over kapasitas, kami melakukan pemindahan warga binaan," katanya.Sebanyak 60 orang telah dipindahkan dengan rincian sebanyak 30 orang dikirim ke Lapas Siborong-borong dan 30 orang ke Lapas Tanjung Gusta, Medan. Sedangkan untuk periode berikutnya akan dikirim ke Lapas di Tarutung dan Sibolga serta Lapas lainnya di Sumut yang masih dapat menampung warga binaan kita," katanya.KPLP yang baru satu bulan menjabat ini menyebutkan, ke depan pihaknya akan merencanakan penambahan air sumur bor. Sehingga warga binaannya tidak mengalami kendala untuk mempergunakan air bersih dan sehat."Air di sini sedikit mengandung lumpur dan keruh, ke depan saya akan fokus untuk mencari sumber mata air, sehingga air nantinya yang dibor dapat menghasilkan air sehat dan bersih," sebut Anom. (C05/q)