Medan (SIB)- Tim medis sudah merencanakan bayi kembar siam Fahira-Sahira pulang dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik pekan depan. "Kami rencanakan Fahira-Sahira pulang pekan depan, hari Rabu atau Kamis," kata Sekretaris tim dokter Fahira-Sahira, dr Rizky Ardiansyah SpA kepada wartawan, Kamis (16/11).Untuk proses rawat jalan nantinya, kata Rizky, pihak medis akan memberikan surat kontrol satu bulan kepada Fahira-Sahira. "Setelah waktu surat kontrol satu bulan habis, Fahira-Sahira berobat sesuai dengan prosedur BPJS Kesehatan," ungkapnya.Kondisi Fahira-Sahira saat ini, jelas dr Rizky, banyak kemajuan dari kondisi sebelumnya. "Khusus Sahira tetap minum obat untuk jantungnya yang telah mengalami bocor jantung sebelum dilakukan operasi pemisahan," ujarnya.Bocor jantungnya sudah ditutup, namun pihaknya ada membuat lubang kecil agar tekanan pembuluh di paru tidak tinggi. Lubang itu nantinya ditutup menunggu berat badan Sahira sampai 10 Kg."Cara menutup lubangnya kita lihat nanti. Mungkin bisa tanpa operasi. Berat badan kedua bayi ini sudah lebih 5 Kg," jelas Rizky Ardiansyah.Kedua bayi asal Kisaran ini, lebih lanjut dijelaskan dr Rizky, sudah tidak menggunakan alat bantu seperti selang dan oksigen. Begitu juga dengan luka bekas operasi bagian dada-perut, sudah sembuh. "Fahira dan Sahira sudah memakan makanan biasa sesuai untuk bayi melalui mulut. Untuk kondisi Fahira sangat bagus, tak ada minum obat seperti Sahira," ungkap Rizky sembari menambahkan kedua bayi masih dirawat di ruang PICU.Sebelumnya, pelaksanaan operasi pemisahan terhadap bayi kembar siam dempet dada dan perut Fahira-Sahira yang telah dilaksanakan di RSUP H Adam Malik melibatkan 50 lebih dokter ahli, Senin (16/10) lalu.Operasi dilaksanakan pukul 08.30 WIB dimulai dengan pembiusan. Fahira selesai dioperasi pukul 17.10 WIB dan dipindahkan ke ruang PICU. Sedangkan Sahira lebih lama hingga pukul 18.45 WIB, sebab tim dokter juga melakukan operasi jantung untuk menutup kebocoran jantung. Usai operasi, Sahira juga dibawa ke ruang PICU. (A17/h)